Jurnalis Al Jazeera, Anas Al -Sharif ketika melaporkan kondisi Gaza sebelum akhirnya dibunuh oleh Israel. (Foto: Al Jazeera)
Jurnalis Al Jazeera, Anas Al -Sharif ketika melaporkan kondisi Gaza sebelum akhirnya dibunuh oleh Israel. (Foto: Al Jazeera)
Tak hanya mereka, dua juru kamera, yakni Ibrahim Zaher dan Moamen Aliwa, serta seorang asisten, Mohammed Noufal, juga ikut meregang nyawa. Total korban mencapai tujuh orang dalam serangan yang disebut Greenpress sebagai “pembunuhan terhadap kebenaran”.
“Ini sudah genosida dan krisis kemanusiaan, bukan perang biasa lagi. Menargetkan wartawan yang mempertaruhkan nyawa untuk mengungkap realitas di Gaza adalah kejahatan perang,” kata Direktur Eksekutif Greenpress Indonesia, Igg Maha Adi dikutip dari siaran pers Greenpress Indonesia, Rabu 13 Agustus 2025.
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36
Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19
Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59
Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40
Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12
Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49
Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27
Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01
Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45
Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20