Berita

Anggota DPR Jefry Romdonny. (Foto: Gerindra.Id)

Hukum

Jefry Romdonny Bantah Terima Gratifikasi CSR BI-OJK

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 00:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait penggunaan dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). 

Penyelidikan juga mencakup kasus Penyuluh Jasa Keuangan (PJK) yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan penyidik telah menetapkan dua tersangka, yakni Heri Gunawan (anggota Komisi XI DPR 2019-2024 dari Partai Gerindra) dan Satori (anggota Komisi XI DPR 2019-2024 dari Partai Nasdem).


"Perkara ini bermula dari Laporan Hasil Analisis (LHA) PPATK dan pengaduan masyarakat. Setelah penyidikan umum sejak Desember 2024, penyidik menemukan setidaknya dua alat bukti yang cukup," kata Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis malam, 7 Agustus 2025. 

Usai pernyataan KPK tersebut, beredar luas unggahan di media sosial yang menuding seluruh anggota Komisi XI DPR -- sebanyak 47 orang dari 9 fraksi -- menerima dana CSR BI dan OJK dengan nilai bervariasi. Unggahan itu bahkan menyebut Heri Gunawan sebagai penerima terbesar sebesar Rp28 miliar, dengan rata-rata penerimaan anggota mencapai Rp25 miliar.

Di dalam narasi yang viral itu, muncul pula nama Jefry Romdonny, anggota DPR dari Partai Gerindra asal Majalengka, Jawa Barat. Tuduhan tersebut memicu respons keras dari pihak keluarga.

Orang tua Jefry Romdonny, Irwan Suryanto menegaskan tuduhan tersebut tidak benar. Ia menjelaskan bahwa dana CSR yang dialokasikan ke daerah pemilihan (dapil) disalurkan sesuai proposal yayasan dan tidak pernah diterima langsung oleh putranya.

“Insya Allah Jefry aman. Alokasinya sesuai pengajuan dari yayasan, tak ada penyimpangan seperti yang sedang ditersangkakan oleh KPK kepada inisial ‘HG’ dan ‘S’ untuk membeli rumah, kendaraan, showroom, atau deposito,” ujar Irwan saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 12 Agustus 2025.

Irwan mengakui semua anggota Komisi XI memang mendapat CSR dari dapil masing-masing, tapi yang menjadi objek perkara itu penyalahgunaan anggaran oleh oknum anggota dewan. 

“Jefry tidak pernah meminta atau menerima uang secara pribadi. Kegiatan dilaksanakan oleh yayasan, dan nilai setiap pengadaan, seperti mobil ambulans, sekitar Rp200 juta sesuai aturan. Tidak sampai miliaran, dan ambulansnya juga ada di kantor DPC Partai Gerindra Majalengka," kata Irwan.

Menurutnya, informasi yang beredar di media sosial mencampuradukkan fakta dan fitnah. Bahkan, ada nama-nama yang disebut dalam unggahan tersebut padahal bukan anggota Komisi XI DPR.

"Jadi jelas itu nama nama yang muncul itu di luar berita wartawan. Tapi ditulis oleh orang yang sengaja menyebar fitnah," pungkas Irwan.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengumumkan adanya tersangka lain selain Heri Gunawan dan Satori. Lembaga antirasuah itu menegaskan proses hukum berjalan berdasarkan bukti, bukan narasi di media sosial.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya