Berita

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna. (Foto: RMOL/Yudhistira)

Hukum

Kejagung:

Belum Ada Info Silfester Matutina Punya Ipar di Kejari

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 23:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kejaksaan Agung atau Kejagung buka suara menanggapi isu yang menyebut terpidana Silfester Matutina belum dieksekusi karena memiliki ipar yang bekerja di Kejaksaan.

"Sampai saat ini tidak ada info terkait tersebut," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna melalui pesan elektronik kepada Kantor Berita RMOL di Jakarta, Selasa, 12 Agustus 2025. 

Silfester sebelumnya diisukan memiliki ipar di Kejaksaan Negeri (Kejari). Isu dilontarkan talent Gian Luigi lewat akun TikTok @Gianluigich. Karenanya menurut dia, meski sudah divonis penjara 1,5 tahun Silfester masih tetap bebas.


Silfester yang merupakan Ketua Umum Solidaritas Merah Putih, organ relawan Joko Widodo, divonis bersalah karena menghina mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Namun hingga kini, Kejari Jakarta Selatan belum juga mengeksekusi Silfester meski vonis sudah berkekuatan hukum tetap sejak 2019.

"Aman ya. Info A 100 banyak yang bertanya kenapa bapak Silfester Matutina yang sudah divonis dari tahun 2019 karena memfitnah Pak Jusuf Kalla tidak pernah dieksekusi? Jawabannya uma satu karena di Kejari ada iparnya," kata Gian di konten videonya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya