Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Bisnis

Kemenkeu Kucurkan Segini Hingga Juni Buat Bansos Yatim Piatu

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 22:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi program Bantuan Sosial (Bansos) Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak Yatim Piatu (ATENSI YAPI) tercatat telah mencapai Rp354,09 miliar hingga 30 Juni 2025, atau 58,15 persen dari pagu anggaran.

Dana tersebut disalurkan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kepada Kementerian Sosial.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, program ini mencakup dukungan pemenuhan nutrisi, vitamin, dan gizi anak-anak yatim piatu.


"Hingga 30 Juni 2025, tercatat sudah 134.718 orang menerima manfaat program ATENSI YAPI dengan nilai realisasi sebesar Rp354,09 miliar," kata Sri Mulyani dalam keterangan di akun Instagram resminya, Selasa, 12 Agustus 2025.

Menurutnya, melalui program ini, pemerintah berharap anak-anak yatim piatu dapat mengembangkan potensi diri dan meraih cita-citanya. 

"Kita ingin mereka dapat mengembangkan potensi diri dan mewujudkan cita-citanya. APBN akan terus bekerja melindungi kelompok yang rentan," tegasnya.

Program ATENSI YAPI diharapkan ini mampu membantu anak-anak mencapai fungsi sosial di tingkat individu, keluarga, dan komunitas, serta memenuhi kebutuhan dan hak dasar, melaksanakan peran sosial, mengatasi berbagai persoalan hidup, serta mengembangkan potensi diri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya