Berita

Ilustrasi. (Foto: ANTARA)

Bisnis

GoTo Sumbang Rp480 Triliun dan Bantu Tekan Angka Pengangguran

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 20:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Raksasa teknologi dalam negeri, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) disebut memiliki kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan jutaan lapangan kerja, hingga menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia.

Temuan tersebut tertuang dalam riset terbaru Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) bertajuk Unlocking Value of Indonesia’s Digital Economy to Foster 8 persen Sustainable Growth.

Menggunakan metodologi OECD-ADB dan menjadikan GoTo sebagai studi kasus utama, Prasasti memetakan 17 sektor terdigitalisasi. Hasilnya menunjukkan, sejak 2020 skala ekosistem digital GoTo tumbuh rata-rata 19 persen per tahun, dari Rp297,2 triliun menjadi Rp605,6 triliun pada 2024.


Kontribusi GoTo terhadap ekonomi nasional pada tahun ini diperkirakan mencapai 2,2 persen Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp480,72 triliun. Angka ini terdiri dari kontribusi langsung sebesar Rp355,3 triliun dan tidak langsung senilai Rp125,4 triliun.

Research Director Prasasti, Gundy Cahyadi mengatakan dampak sosial GoTo sangat terlihat, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, hingga mendorong inklusi keuangan bagi UMKM dan pekerja informal.

“Hasil riset memperlihatkan transformasi struktur ekonomi nasional yang semakin bertumpu pada digitalisasi. Inilah alasan mengapa dukungan pemerintah melalui kebijakan dan insentif yang mendukung penguatan industri dan ekosistem digital lokal sangat diperlukan sebagai strategi pemerataan dan pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Gundy dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 12 Agustus 2025.

Tak hanya di tingkat nasional, Prasasti menemukan bahwa ekosistem GoTo juga memberi dampak positif di berbagai daerah, termasuk DKI Jakarta, Sumatera Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.

Pada 2024, GoTo tercatat telah menciptakan lapangan kerja bagi 2,03 juta orang atau 1,3 persen dari total tenaga kerja Indonesia.

Selain itu, kehadiran GoTo juga berkontribusi pada penurunan tingkat kemiskinan nasional dari 9,03 persen menjadi 8,58 persen. Penurunan sebesar 0,45 poin persentase ini setara dengan 1,27 juta penduduk yang berhasil keluar dari garis kemiskinan.

"Angka tersebut menunjukkan bagaimana intervensi ekonomi digital melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan rumah tangga dapat secara efektif mengatasi tantangan kemiskinan baik di tingkat perkotaan maupun pedesaan," tulis laporan tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya