Berita

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. (Foto: Humas ATR/BPN)

Politik

Nusron Menteri Tidak Kompeten Bikin Rusak Citra Prabowo

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 20:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dianggap terus membuat gaduh di Kabinet Merah Putih. 

Teranyar, Nusron membuat pernyataan kontroversial di masyarakat, bahwa semua tanah merupakan milik negara. Usai meluasnya protes, Nusron mengakui pernyataannya keliru dan menyampaikan permintaan maaf. Nusron bahkan mengakui pernyataannya hanya guyonan.

Terkait itu, Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyampaikan bahwa Nusron harus berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan.


Menurut dia, tidak semua hal bisa dijadikan guyonan. Apalagi yang menyangkut isu sensitif seperti tanah dan kepentingan rakyat.

“Jadi janganlah bersikap konyol. Itulah kalau tidak berkompeten jadi menteri, dia (Nusron) tahu hanya urusan bacot doang,” kata Jerry dalam keterangannya kepada RMOL di Jakarta, Selasa, 12 Agustus 2025.

Ia pun mengingatkan para menteri agar jangan membuat citra pemerintahan Prabowo semakin buruk di mata rakyat. 

Oleh karena itu, setiap menteri harus memahami bidang yang diamanatkan presiden.  

Jerry mengimbau agar politikus Golkar itu memahami persoalan tanah rakyat dan hak ulayat sebagai simbol tanah adat di setiap daerah.

Lanjut dia, tanah sejatinya milik Tuhan yang diperuntukan sebesar-besar untuk kemakmuran rakyat.  

“Hanya ada istilah Vox Populi, Vox Dei atau suara rakyat suara Tuhan. Begitu pun dengan tanah, milik Tuhan untuk kepentingan rakyat,” jelasnya. 

Nusron pun menanggapi pandangan sebagian masyarakat yang menganggap tanah warisan leluhur merupakan hak mutlak yang tidak dapat diganggu gugat.

“Saya atas nama Menteri ATR BPN Nusron Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, kepada publik, kepada netizen atas pernyataan saya beberapa waktu yang lalu yang viral dan menimbulkan polemik di masyarakat dan memicu kesalahpahaman," kata Nusron dalam konferensi pers di kantornya, Selasa 12 Agustus 2025.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya