Berita

Representative Image/Net

Dunia

Malaysia Bongkar 128 Dermaga Ilegal di Perbatasan Thailand

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 18:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Malaysia akan segera membongkar 128 dermaga ilegal yang berdiri di sepanjang Sungai Kolok, perbatasan dengan Thailand. 

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memberantas jalur-jalur penyelundupan dan aktivitas kriminal lintas batas.

Kapolres Kelantan, Mohd Yusoff Mamat, mengatakan pembongkaran akan dilakukan di dermaga-dermaga yang berada di tepi sungai dari Tumpat hingga Rantau Panjang, setelah rencana tersebut mendapat persetujuan dari pemerintah negara bagian.


“Pembongkaran dermaga-dermaga ini diharapkan dapat sepenuhnya menghilangkan penggunaan rute ilegal di wilayah tersebut dan membantu mencegah aktivitas kriminal lintas batas,” ujar Yusoff, seperti dikutip dari Bernama, Selasa, 12 Agustus 2025.

Tumpat berbatasan langsung dengan distrik Tak Bai di Thailand, sementara Rantau Panjang berseberangan dengan distrik Sungai Kolok, keduanya berada di provinsi Narathiwat. 

Lokasi tersebut dikenal rawan digunakan sebagai jalur masuk dan keluar barang maupun manusia secara ilegal.

Biaya pembongkaran diperkirakan berkisar antara 2.000 hingga 5.000 ringgit, atau sekitar Rp7 juta hingga Rp19 juta. 

Pemerintah negara bagian Kelantan sebelumnya telah gencar melakukan kampanye melawan perdagangan manusia, penyelundupan barang, serta tindak kejahatan lainnya.

Otoritas keamanan Malaysia mencurigai kelompok kejahatan terorganisir, termasuk triad, memanfaatkan dermaga-dermaga ilegal di Sungai Kolok sebagai titik keluar masuk antara kedua negara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya