Berita

Representative Image/Net

Dunia

Israel Hujani Gaza Timur dengan Bom saat Netanyahu Janjikan Serangan Kilat

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 12:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kota Gaza mengalami salah satu malam paling mencekam dalam beberapa minggu terakhir, setelah militer Israel meningkatkan pengeboman di wilayah timur pada Senin waktu setempat, 11 Agustus 2025.

Eskalasi terjadi hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji mempercepat rencana serangan baru terhadap Hamas.

Serangan udara Israel menewaskan sedikitnya enam jurnalis, termasuk koresponden senior Al Jazeera, Anas al-Sharif, yang tewas saat berada di tenda dekat kompleks Rumah Sakit Al Shifa. 


Insiden ini menjadi serangan paling mematikan terhadap jurnalis selama kampanye militer Israel yang telah berlangsung lebih dari 22 bulan.

Saksi mata melaporkan, tank dan pesawat tempur Israel menggempur Sabra, Zeitoun, dan Shejaia, tiga wilayah di pinggiran timur Kota Gaza, memaksa banyak keluarga mengungsi ke arah barat.

“Kedengarannya seperti perang akan dimulai kembali. Tank-tank menembakkan peluru ke rumah-rumah, beberapa rumah terkena tembakan, dan pesawat-pesawat melakukan apa yang kami sebut ‘cincin api’,” kata Amr Salah (25) kepada Reuters melalui aplikasi pesan.

Netanyahu membela rencana serangan besar-besaran ke Kota Gaza, mengklaim langkah itu adalah cara tercepat untuk mengakhiri perang.

“Saya ingin mengakhiri perang secepat mungkin, dan itulah sebabnya saya telah menginstruksikan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) untuk mempersingkat jadwal perebutan kendali Kota Gaza,” ujarnya.

Meski demikian, menurut dua pejabat yang menghadiri rapat kabinet keamanan Israel, evakuasi warga sipil dari wilayah yang akan terdampak kemungkinan baru selesai pada awal Oktober. 

Hal ini dinilai memberi waktu tambahan untuk mendorong kesepakatan gencatan senjata, meskipun Netanyahu menegaskan serangan akan dimulai cukup cepat.

Militer Israel mengklaim pada Minggu sebelumnya telah menghancurkan lokasi peluncuran roket Hamas di timur Kota Gaza yang menargetkan komunitas Israel di seberang perbatasan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya