Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Menguat, IHSG Berpeluang Lanjutkan Kenaikan

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 09:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia dibuka menguat, Selasa pagi 12 Agustus 2025 saat investor mencermati keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) yang menunda tarif untuk China hingga 90 hari.

Di Australia, investor keputusan suku bunga bank sentral Australia. Reserve Bank of Australia, yang diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan menjadi 3,6 persen dari 3,85 persen pada penutupan pertemuan kebijakan, hari ini.

Indeks ASX 200 Australia dibuka cenderung mendatar kemudian menguat 0,11 persen menjadi 8.854,2. 


Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka meningkat 0,66 persen dan berlanjut melaju 0,94 persen ke 3.236,93. Kosdaq menguat 0,4 persen.

Indeks Nikkei 225, Jepang, menguat 2,25 persen atau 940,01 poin ke level 42.760,49, setelah dibuka melonjak 1,26 persen. Sedangkan Topix meningkat 0,74 persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi masih berpeluang melanjutkan kenaikan, didukung berlanjutnya  net foreign bu , setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan kenaikan 0,96 persen ke 7.605. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF  (EIDO), di New York Stocks Exchange melaju 1,07 persen ke posisi 18,01 Dolar AS.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan indeks yang bermanuver di zona hijau sepanjang sesi perdagangan kemarin berpotensi berlanjut, namun rawan berbalik melemah di tengah tren penurunan nilai dan volume transaksi. Secara teknikal, indeks berisiko terkoreksi kembali ke bawah 7.550, namun berpeluang menanjak menuju 7.675.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya