Berita

Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga di Kabupaten Bogor/Ist

Nusantara

TPA Galuga Bogor Longsor, Operator Alat Berat Tewas Tertimbun

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 05:56 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Insiden sampah longsor terjadi di tempat pemrosesan akhir atau Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (11/8) sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden ini menyebabkan satu orang tewas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun RMOLJabar, korban diketahui bernama Agus, seorang operator alat berat buldozer yang sehari-harinya bertugas meratakan tumpukan sampah di area TPA Galuga milik Pemerintah Kota Bogor.

Ibu angkat korban, Warni mengatakan, sesaat sebelum kejadian, Agus tengah memulung barang-barang di sekitar lokasi kejadian. 


Namun, di waktu bersamaan area tersebut longsor dan Agus tak sempat menyelamatkan diri. Akibatnya korban tertimbun longsoran sampah dan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Sepertinya dia tidak bisa lari karena tertutup longsoran sampah," ujar Warni kepada wartawan. 

Warni menjelaskan, longsor pertama terjadi di bagian utara TPA Galuga. Tidak lama kemudian, longsor susulan terjadi di sisi barat. Ia mengaku tidak mengetahui Agus menjadi korban hingga proses penggalian dilakukan.

“Pas saya tahu, ternyata korban itu Agus. Saat ditemukan sudah meninggal dunia,” kata Warni.

Evakuasi korban memakan waktu sekitar dua jam. Proses penyelamatan dilakukan menggunakan alat berat dibantu warga setempat. 

Kondisi buldozer yang dikendarai Agus ditemukan terbalik, hanya bagian buketnya yang terlihat di permukaan tumpukan sampah.

“Digali dulu sampai kelihatan, baru bisa diangkat,” kata Warni dikutip dari .

Jenazah korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang Kabupaten Bogor, untuk dilakukan proses lebih lanjut. 

Hingga berita ini ditayangkan belum ada respons dari  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor maupun kepala UPTD TPA Galuga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya