Berita

Istana Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur/Net

Politik

Proyek IKN Lebih Gagal dari Hambalang

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 03:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) yang digagas Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi merupakan proyek yang gagal.

Demikian dikatakan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais dalam video singkat yang dikutip dari Youtube Amien Rais Official, Selasa 12 Agustus 2025.

Bahkan, menurut Amien, gagalnya proyek IKN lebih parah dari Proyek Pusat Pendidikan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang yang sempat dikeluhkan Jokowi.


“Pada 18 Maret 2016 Jokowi bilang merasa sedih ketika melakukan sidak melihat proyek Hambalang mangkrak,” kat Amien.

Saat sidak proyek Hambalang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat tersebut, Jokowi terlihat ditemani oleh Menteri PUPR saat itu, Basuki Hadimuldjono.

Bersama Basuki Hadimuldjono, Jokowi dengan sangat ambisius berupaya memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kaltim.

Padahal, membangun ibu kota negara, kata Amien, tidak semudah membangun perumahan rakyat seperti yang sudah dilakukan oleh Basuki Hadimuldjono.

“Mereka begitu optimis dan mungkin tidak pernah menyangka bahwa membangun sebuah ibu kota di kawasan hutan dan perbukitan jauh lebih sulit dibandingkan membangun perumahan rakyat yang dia kerjakan selama ini,” kata Amien.

Amien juga menyebut bahwa sampai saat ini dirinya tidak yakin dengan para investor yang sengaja menanam saham di IKN.

“Kita tidak pernah tahu yang dikontrak IKN itu kontrak sungguhan atau kontrak-kontrakan,” kata Amien.

Amien menegaskan, kegagalan atas proyek IKN ini adalah tanggung jawab besar Jokowi.

“Uang negara yang dikuras Jokowi untuk membiayai IKN ini diperkirakan oleh ICW sekitar Rp 466 trilliun,” kata Amien.

“Nah kegagalan IKN ini adalah tanggung jawab Jokowi,” sambungnya.




Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya