Berita

Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Kalimantan Selatan, Cucun Ahmad Syamsurijal, dalam rapat konsolidasi wilayah yang digelar di Banjarmasin/Ist

Politik

Soliditas dan Kaderisasi Kunci PKB Raih Kemenangan di Pemilu 2029

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 20:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Soliditas dan sikap kompetitif antar pengurus juga kader partai di seluruh tingkatan merupakan fondasi utama dan penting dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, terutama untuk meraih kemenangan PKB di Pemilu 2029.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Kalimantan Selatan, Cucun Ahmad Syamsurijal, dalam rapat konsolidasi wilayah yang digelar di Banjarmasin, Senin, 11 Agustus 2025.

“PKB Kalimantan Selatan harus menjadi barisan yang rapi dan kuat. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tapi kita harus solid dan kompetitif. Kita hidup membesarkan partai kalau tidak solid dan kompetitif percuma,” ujar Cucun.


Selain penekanan pada soliditas, Cucun juga mengingatkan seluruh pengurus dan kader agar terus membesarkan PKB, baik melalui kerja-kerja nyata di tengah masyarakat maupun melalui perluasan jejaring di semua lini.

“Kita harus hadir, menyapa rakyat, mendengar suara mereka, dan memperjuangkannya. PKB bukan sekadar partai politik, tapi jalan pengabdian. Maka tugas kita adalah membesarkan PKB sebagai kendaraan politik umat dan rakyat,” tegasnya.

Wakil Ketua DPR RI itu juga menggarisbawahi pentingnya meneguhkan nilai-nilai politik rahmatan lil alamin, yaitu politik yang membawa kedamaian, keadilan, dan keberpihakan kepada semua golongan tanpa memandang latar belakang.

“PKB lahir dari rahim pesantren. Sudah seharusnya kita membawa nilai-nilai Islam yang sejuk, inklusif, dan membawa rahmat bagi semua. Inilah politik rahmatan lil alamin yang menjadi karakter dasar perjuangan kita,” tambahnya.

Tak kalah penting, Wakil Ketua Umum DPP PKB itu juga menegaskan bahwa kaderisasi dan perluasan jaringan (network building) harus menjadi prioritas kerja jangka menengah dan panjang PKB di Kalimantan Selatan. 

Melalui kaderisasi yang berjenjang dan terukur, PKB akan memiliki regenerasi kepemimpinan yang siap melanjutkan estafet perjuangan.

Dengan semangat kolektif dan visi besar tersebut, Cucun optimistis PKB Kalimantan Selatan mampu menjadi kekuatan politik yang signifikan dan relevan, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Kita tidak boleh kekurangan kader. Maka mulai sekarang, proses kaderisasi harus kita galakkan. Kita ciptakan pemimpin-pemimpin baru dari rahim PKB yang siap bekerja untuk umat dan bangsa,” pungkas Cucun.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya