Berita

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota/Tangkapan layar

Bisnis

Dirut Agrinas Mundur Buntut Tak Dapat Dukungan Anggaran Danantara

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 16:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin, 11 Agustus 2025.

Keputusan ini diambil setelah enam bulan ia memimpin perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor pangan tersebut.

"Saya Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara menyampaikan bahwa pada hari ini tanggal 11 Agustus 2025 kami mengajukan pengunduran diri yang diserahkan kepada Danantara pada siang hari ini, kami sudah menduduki jabatan ini persis hari ini kami menjabat selama 6 bulan," katanya dalam konferensi pers di Jakarta.


Joao mengungkapkan, pengunduran dirinya dipicu  oleh absennya dukungan nyata dari pemangku kepentingan utama seperti Danantara, meski Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong kedaulatan pangan nasional.

"Keseriusan Presiden untuk membuka kedaulatan pangan ini tidak didukung sepenuhnya oleh stakeholder atau para pembantunya. Kami sampai hari ini tidak mendapatkan dukungan maksimal untuk membuat langkah-langkah nyata yang sudah kami siapkan termasuk dukungan anggaran," tegasnya.

Ia menyoroti lambatnya proses birokrasi di Danantara, mulai dari administrasi berbelit hingga permintaan studi kelayakan yang berulang.

"Itulah birokrasi-birokrasi yang masih tetap dipertahankan dan dipraktikkan di dalam Danantara. Sehingga sampai hari ini pun kami masih dimintakan lagi Feasibility studies yang sampai hari ini mungkin sudah ketiga atau keempat kali yang kami serahkan gitu," tambahnya.

Joao pun menyampaikan permohonan maaf karena belum mampu memberi kontribusi signifikan bagi ekonomi nasional dan kesejahteraan petani.

"Kami sampai hari ini belum dapat memberikan kontribusi yang nyata dan langsung kepada ekonomi negara maupun kontribusi kami dalam mewujudkan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, kami dengan sangat menyesal kami mohon maaf kepada seluruh warga negara khususnya kepada petani, negara dan presiden yang sudah menunjuk kami untuk mengembang jabatan ini," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya