Berita

Kongres Perempuan Amanat Nasional (Puan)/Ist

Politik

Pimpin Puan 2025-2030, Farah Puteri Nahlia: Perempuan Adalah Kekuatan Strategis

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Anggota DPR Farah Puteri Nahlia dipercaya menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Amanat Nasional (Puan) untuk masa bakti 2025-2030. 

Keputusan ini ditetapkan dalam Kongres Puan, yang menandai regenerasi kepemimpinan dalam organisasi sayap perempuan PAN tersebut. Farah Puteri Nahlia melanjutkan estafet kepemimpinan dari Intan Fauzi.

Dalam pidato perdananya, Farah Puteri Nahlia menyatakan bahwa amanah yang diembannya merupakan permulaan dari sebuah tanggung jawab yang besar. 


“Amanah ini adalah mandat untuk mentransformasi PUAN menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan,” ujar Farah, dalam keterangan tertulis, Senin 11 Agustus 2025.

Farah memaparkan visinya secara terperinci, yaitu "Mewujudkan Puan sebagai kekuatan utama perempuan politik PAN yang cerdas, berdaya saing tinggi, dan berkontribusi strategis bagi kemajuan bangsa."

"Visi tersebut akan menjadi landasan dan arah gerak organisasi selama lima tahun ke depan," katanya.

Untuk merealisasikan visi tersebut, Farah menguraikan tiga agenda strategis yang akan menjadi fokus utama Puan. Pertama, melaksanakan transformasi kaderisasi yang berbasis nilai dan data untuk melahirkan pemimpin perempuan yang memiliki daya saing tinggi. 

Kedua, mendorong advokasi kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak dengan pendekatan berbasis bukti (evidence-based). Ketiga, membangun kolaborasi lintas sektor dan daerah untuk memastikan bahwa aspirasi Puan merepresentasikan suara rakyat secara otentik.

Salah satu target konkret dari program kaderisasi tersebut adalah peningkatan representasi legislator perempuan dari PAN di seluruh tingkatan legislatif. 

Farah juga berkomitmen untuk menjadikan Puan sebagai sebuah rumah bersama yang inklusif bagi seluruh perempuan Indonesia, tanpa memandang usia, asal wilayah, maupun latar belakang, selama memiliki komitmen yang sama terhadap kemajuan bangsa.

“Fokus kami saat ini adalah mengeksekusi program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat. Puan akan berada di garda terdepan, memastikan suara perempuan tidak hanya didengar, tetapi menjadi penentu arah kebijakan, demi kemajuan PAN dan, yang terpenting, untuk Indonesia,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya