Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

The Fed Diprediksi Pangkas Suku Bunga, Rupiah Berpeluang Menguat

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 11:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laporan ketenagakerjaan yang lemah baru-baru ini menggarisbawahi kekhawatiran tentang rapuhnya pasar tenaga kerja. Hal ini memperkuat keyakinan pasar terhadap proyeksi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melakukan penurunan suku bunga.

Wakil ketua pengawasan Federal Reserve, Michelle Bowman, menyampaikan proyeksinya bahwa The Fed akan melakukan setidaknya tiga kali memangkas suku bunga acuan pada sisa tahun ini.

Ia sendiri telah mendesak agar pemangkasan dimulai pada pertemuan The Fed bulan September. Langkah tersebut, menurutnya akan membantu menghindari penurunan kondisi pasar tenaga kerja yang tidak perlu dan mengurangi kemungkinan komite harus melakukan koreksi kebijakan yang lebih besar jika pasar tenaga kerja memburuk.


Prediksi penurunan suku bunga oleh The Fed mendorong penguatan kurs Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). 

Mengutip data Bloomberg pada Senin pagi 11 Agustus 2025, kurs Rupiah diperdagangkan di level Rp16.247 per Dolar AS pada pukul 09.18 WIB, menguat 45 poin atau 0,28 persen dibandingkan Jumat sore 8 Agustus 2025 yang berada di level Rp16.292 per Dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan bahwa kurs Rupiah berpeluang menguat di awal pekan ini. Ia memprediksi Rupiah berpotensi menguat terhadap Dolar AS yang masih dalam tekanan dari prospek pemangkasan suku bunga oleh the Fed menyusul pernyataan dovish the Fed dari Bowman yang mendukung tiga kali pemangkasan hingga akhir tahun.

"Investor menantikan data penjualan ritel Indonesia siang ini. Range kurs Rupiah hari ini adalah Rp16.200 - Rp16.300 per dolar AS," pungkas Lukman, dikutip dari Ipotnews.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya