Berita

Potret resmi mantan Presiden Barack Obama di Gedung Putih dipajang di Ruang Timur Gedung Putih, pada September 2022/Foto: Reuters/File via CNN Newsource

Dunia

Trump Singkirkan Potret Obama dan Bush ke Lokasi Tersembunyi di Gedung Putih

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 11:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Staf Gedung Putih dikabarkan memindahkan potret resmi mantan Presiden AS Barack Obama ke lokasi jarang terlihat publik. Langkah ini memunculkan kembali tanda-tanda persaingan antara Presiden Donald Trump dan pendahulunya.

Potret dua mantan presiden lain yang juga punya hubungan kurang baik dengan Trump, George W. Bush dan George H.W. Bush, ikut dipindahkan ke area tangga yang terbatas aksesnya. 

Lokasi ini hanya bisa dimasuki keluarga presiden, agen Secret Service, dan sedikit staf, tidak untuk wisatawan atau tamu resmi.


Menurut sumber CNN, Trump sendiri yang memerintahkan pemindahan potret Obama, sehingga ribuan pengunjung harian Gedung Putih tidak bisa melihatnya.

Sebelumnya, pada April lalu, potret Obama juga sudah dipindahkan dari Grand Foyer dan diganti dengan lukisan Trump saat selamat dari upaya pembunuhan di Pennsylvania. Padahal, sesuai tradisi, potret presiden terbaru biasanya ditempatkan di area paling menonjol agar mudah dilihat tamu dan pengunjung.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk penghinaan terbaru Trump kepada Obama. Ketegangan keduanya makin memanas setelah Trump menuduh Obama dan pejabat pemerintahannya berkhianat pada pemilu 2016. 

Tuduhan ini dibantah keras oleh pihak Obama, yang menyebutnya tidak masuk akal. Jaksa Agung Trump, Pamela Bondi, bahkan memerintahkan penyelidikan dewan juri terkait dugaan pemalsuan intelijen soal campur tangan Rusia.

Perselisihan Trump juga sudah lama terjadi dengan keluarga Bush. Bush senior pernah menyebut Trump “pembual” dan memilih Hillary Clinton pada pilpres 2016.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya