Berita

FBI/Net

Dunia

Turunkan 120 Agen FBI ke Washington D.C., Trump Siap Kendalikan Kota

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 10:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan sekitar 120 agen FBI untuk membantu penegakan hukum di Washington, D.C., dengan fokus memerangi pembajakan mobil dan kejahatan kekerasan. 

Langkah ini dilakukan di tengah ancaman Trump untuk mengambil alih kendali ibu kota secara langsung melalui pemerintah federal.

Mengutip laporan The Washington Post pada Senin, 11 Agustus 2925, para agen yang dikerahkan berasal dari berbagai divisi FBI, termasuk kontraintelijen dan korupsi publik, dan kini bertugas dalam shift malam bersama kepolisian setempat. 


Namun, sebagian dari mereka tidak memiliki pelatihan khusus untuk melakukan penghentian lalu lintas.

Peningkatan operasi ini terjadi setelah Trump murka atas laporan serangan terhadap seorang staf administrasi muda dalam upaya pembajakan mobil. 

Akhir pekan lalu, Trump mengumumkan akan menggelar konferensi pers di Gedung Putih pada Senin untuk mengakhiri kejahatan kekerasan di Washington.

Sehari kemudian, ia menulis di Truth Social untuk menyerukan para tunawisma di kota itu segera pergi, sambil membandingkan operasi ini dengan kebijakannya membatasi imigrasi ilegal di perbatasan selatan.

“Wali Kota D.C., Muriel Bowser, adalah orang baik yang telah mencoba, tetapi beliau telah diberi banyak kesempatan, dan angka kejahatan semakin memburuk, dan kota ini hanya menjadi lebih kotor dan kurang menarik,” kata Trump.

Namun, Wali Kota Bowser menepis klaim tersebut. Dalam wawancara dengan MSNBC pada Minggu, 10 Agustus 2025, ia menegaskan bahwa Washington tidak mengalami lonjakan kejahatan.

“Memang benar kita mengalami lonjakan kejahatan yang mengerikan pada tahun 2023, tetapi ini bukan tahun 2023,” ujar Bowser. 

“Kita telah menghabiskan dua tahun terakhir untuk menekan angka kejahatan dengan kekerasan di kota ini, menurunkannya ke level terendah dalam 30 tahun," tambahnya.

Data kepolisian menunjukkan bahwa dalam tujuh bulan pertama 2025, kejahatan dengan kekerasan turun 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara angka kejahatan secara keseluruhan menurun sekitar tujuh persen.

Meski demikian, sejumlah pejabat di kepolisian D.C. menyatakan belum diajak berkoordinasi secara detail terkait pengerahan agen tambahan tersebut. 

FBI dalam pernyataannya menyebut agen dari Kantor Lapangan FBI di Washington terus berpartisipasi dalam peningkatan kehadiran penegak hukum federal di D.C., termasuk membantu mitra penegak hukum kami.

Pakar menilai, langkah ini tergolong tidak lazim, karena biasanya pengawasan di lahan federal ibu kota dilakukan oleh Polisi Taman AS atau Dinas Rahasia, bukan FBI. 

Namun, status D.C. yang bukan negara bagian memberi pemerintah federal kewenangan lebih besar untuk turun tangan, meski pemimpin lokal menentang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya