Berita

Serangan Israel di Gaza/Net

Dunia

Lima Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Israel di Gaza

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lima jurnalis Al Jazeera tewas akibat serangan udara Israel yang menargetkan tenda wartawan di Kota Gaza pada Minggu, 10 Agustus 2025. 

Serangan yang terjadi di luar gerbang utama Rumah Sakit al-Shifa itu juga menewaskan dua orang lainnya, sehingga total korban jiwa mencapai tujuh orang.

Mereka yang tewas termasuk Anas al-Sharif, Mohammed Qreiqeh, juru kamera Ibrahim Zaher, Mohammed Noufal, dan Moamen Aliwa.


Anas al-Sharif, koresponden Al Jazeera Arab berusia 28 tahun, sempat menulis di platform X beberapa saat sebelum tewas. Ia melaporkan bahwa Israel melancarkan serangan besar-besaran, dikenal dengan sebutan “sabuk api”, di bagian timur dan selatan Kota Gaza. 

"Pengeboman tanpa henti... Selama dua jam terakhir, agresi Israel terhadap Kota Gaza semakin intensif," tulis al-Sharif di X.

Al-Sharif meninggalkan istrinya, Bayan, serta dua anaknya, Salah dan Sham. 

Sebelumnya, juru bicara militer Israel, Avichai Adraee, menuduhnya sebagai anggota sayap militer Hamas. Tuduhan ini memicu kecaman, termasuk dari Pelapor Khusus PBB untuk Kebebasan Berekspresi, Irene Khan, yang menilai jurnalis di Gaza kerap menjadi target pembunuhan dengan alasan sebagai teroris, tanpa bukti yang jelas.

Al Jazeera sendiri mengecam Israel atas apa yang disebut sebagai kampanye fitnah terhadap jurnalisnya di Gaza, terutama terhadap al-Sharif. Komite Perlindungan Jurnalis juga sempat menyatakan kekhawatiran besar atas keselamatannya sebelum ia akhirnya tewas dalam serangan tersebut.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya