Berita

Suasana di dalam Masjid Istiqlal Jakarta saat Zikir Kebangsaan, Minggu, 10 Agustus 2025/YouTube

Nusantara

Puluhan Ribu Jemaah Hadiri Zikir Kebangsaan dan Ikrar Bela Negara

MINGGU, 10 AGUSTUS 2025 | 20:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Puluhan ribu jemaah memadati Masjid Istiqlal Jakarta untuk menghadiri Zikir Kebangsaan dan Ikrar Bela Negara pada Minggu malam, 10 Agustus 2025.

Pantauan RMOL, Zikir Kebangsaan ini turut dihadiri mantan Dewan Pertimbangan Presiden, Habib Lutfi Bin Yahya. Hadir pula Menteri Agama, Nasaruddin Umar; Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan; Menteri BP2MI, Abdul Kadir Karding; Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, serta utusan dari Malaysia dan pejabat lain.

Kegiatan ini sebelumnya dijadwalkan turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, namun batal.


"Kita tasyakuran atas anugerah kemerdekaan NKRI yang ke-80. Yang hadir lebih dari 50 ribu di lantai 1, 2, 3 penuh yang merupakan jemaah thariqah dari seluruh Indonesia," kata Sekjen Jatma Aswaja, Helmy Faishal Zaini.

"Cinta Tanah Air itu bagian dari iman. Jadi tak bisa dipisahkan antara nasionalisme dengan agama. Cinta Tanah Air itu bagian dari perintah agama," sambungnya.

Acara Zikir Kebangsaan ini sengaja digelar di Masjid Istiqlal lantaran masjid ini dibangun sebagai simbol nasionalisme.

"Masjid bersejarah ini simbol dari toleransi dan nasionalisme. Istiqlal itu diambil dari bahasa Arab yang artinya kemerdekaan," sambungnya.

Ia berpesan agar seluruh masyarakat Indonesia bisa mengawal NKRI dengan baik, dan juga mampu membangun komitmen memajukan bangsa.

"Pesan pertama, kita berkomitmen mengawal Pancasila NKRI sebagai bentuk final. Kedua, terus membangun kohesi sosial di masyarakat agar ancaman disintegrasi, baik oleh faktor ekonomi, politik, budaya dan seterusnya dapat diredam lintas agama," tutupnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya