Berita

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo/Ist

Bisnis

PLN Apresiasi Pelanggan Sektor Industri, Sukses Dorong Ekonomi Hijau Nasional

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 21:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT PLN (Persero) memberikan apresiasi kepada pelanggan sektor industri yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan berkelanjutan di Indonesia. 

Melalui inisiatif pemanfaatan energi listrik secara optimal, para pelanggan dinilai berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah dalam negeri, serta mendorong investasi dan inovasi nasional secara berkesinambungan.

Dalam kegiatan Enterprise Customer Gathering 2025 bertema "Green Electricity for Sustainable Industry", PLN memberikan penghargaan bagi perusahaan yang berdedikasi dalam empat kategori.


Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, dalam sambutannya mengatakan bahwa Danantara hadir bukan sekadar sebagai entitas bisnis, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya tersebut tentunya membutuhkan dukungan para pelaku industri di Tanah Air.

"Danantara sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, akan berfokus pada penguatan ketahanan nasional, percepatan hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujar Pandu dalam keterangan tertulis, Sabtu 9 Agustus 2025.

Menurutnya, PLN sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah memiliki peran sentral dalam mendorong capaian tersebut melalui suplai listrik yang andal, bersih, terjangkau, serta berkelanjutan.

"Apa yang kami lakukan di PLN, energi terbarukan akan menjadi fokus utama, infrastruktur digital juga akan menjadi fokus utama. Di sini tentu kita ingin banyak kolaborasi, karena PLN adalah kunci, dan saya rasa ini penting ketika kita berbicara tentang industri jasa," kata Pandu.

Sejalan dengan hal itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, pelanggan industri merupakan salah satu sektor yang mampu menjaga stabilitas dan pembangunan nasional.

Ia menekankan bahwa kontribusi sektor industri sangat vital dalam menggerakkan roda perekonomian dan menciptakan lapangan kerja.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya. Karena dengan Bapak dan Ibu mengembangkan usaha, itu berarti menggerakkan sumber daya nasional dan membuka kesempatan kerja yang layak bagi rakyat Indonesia,” ujar Darmawan.

Darmawan menegaskan komitmen PLN dalam mendukung transformasi nasional melalui inisiatif strategis Danantara, yang menjadi fondasi bagi PLN untuk tumbuh sebagai perusahaan berorientasi masa depan. 

Dia akan terus mendorong kolaborasi dengan pelanggan industri guna menciptakan ekosistem energi yang andal, berkelanjutan, serta mampu mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Country Director World Resources Institute (WRI) Indonesia, Nirarta Samadhi menekankan bahwa green growth bukan hanya strategi pembangunan alternatif, melainkan paradigma utama yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan. 

Dia mengatakan bahwa kolaborasi antara sektor publik dan swasta, khususnya PLN sebagai penyedia energi nasional menjadi krusial dalam memastikan transisi energi yang adil dan terarah.

Sejak 2019, PLN menginisiasi pengembangan produk listrik hijau melalui kerja sama dengan Clean Energy Investment Accelerator (CEIA), sebuah inisiatif yang digagas oleh WRI Indonesia. 

Kolaborasi ini telah melahirkan dua produk listrik hijau, yaitu Renewable Energy Certificate (REC) yang telah dimanfaatkan oleh 7.354 pelanggan PLN dan Green Energy as A Service (GEAS), sebuah layanan baru yang menyediakan pasokan listrik hijau langsung dan berkelanjutan bagi industri.

Sebagai bentuk penghargaan, PLN memberikan apresiasi dalam 4 kategori untuk pelanggan industri di antaranya;

1. Best Energy Consumption (PT Indocement Tunggal Prakarsa)
2. ?Best Energy Growth (PT Krakatau Chandra Energi)
3. ?Best Green Energy Consumption (PT Nike Indonesia)
4. Green Energy As a Service Appreciation (H&M).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya