Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan(KKP) Sakti Wahyu Trenggono/Ist

Politik

KKP Gandeng Pemuda dalam Inovasi Keberlanjutan Laut Indonesia

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 20:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kerjasama antar sektor menjadi strategi utama dalam menjalan ekonomi. Hal ini, penting untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan ekosistem dan pertumbuhan ekonomi sektor maritim.

Begitu dikatakan Menteri Kelautan dan Perikanan(KKP) Sakti Wahyu Trenggono dalam acara Blue Ocean Strategic Fellowship (BOSF)  di The Atrium, Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan.

“Ekonomi biru bukan sekadar pendekatan pembangunan, melainkan komitmen moral untuk menjaga keberlanjutan laut bagi generasi mendatang,” kata Trenggono di lokasi yang sama.


Ia menegaskan pentingnya transformasi kebijakan yang menyeimbangkan produktivitas dan konservasi, agar laut Indonesia tidak hanya menjadi sumber daya, tetapi juga penopang kehidupan bangsa dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, ia menyebut BOSF 2025 menjadi momentum strategis untuk membuka ruang belajar lintas bangsa dan memperkuat pemahaman tentang ekonomi biru. 

Menurutnya, ekonomi biru tidak hanya dilihat dari perspektif ekologi, tetapi juga dalam konteks sosial dan ekonomi yang terus berkembang.

"Apa yang kita lakukan di Indonesia dapat menjadi inspirasi dan model yang direplikasi di berbagai belahan dunia," ujar Trenggono.

Ia turut memberikan perhatian khusus kepada generasi masa depan terutama anak muda dan civitas akademik yang dinilai memiliki peran penting sebagai agen perubahan.

"Karya karya ide inovatif yang telah ditampilkan tadi adalah bukti generasi muda Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk membangun ekosistem laut yang berkelanjutan," imbuhnya.

Sementara Co Chair Blue Ocean Strategic Fellowship (BOSF) sekaligus President Sampoerna University, Marshall Scott menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem laut berkelanjutan di Indonesia.

Sebagai negara maritim terbesar kedua di dunia, Indonesia memiliki peluang besar untuk memimpin pengelolaan ekosistem kelautan global dan potensi ekonomi biru yang melimpah.

Scott pun ingin membantu anak muda mengubah cara berpikir mereka tentang masalah global, termasuk isu masa depan kelautan. 

Ia menegaskan, ide yang dipaparkan di BOSF sangat relevan untuk membentuk kebijakan visioner, kepemimpinan dinamis, dan strategi industri yang siap menghadapi tantangan masa depan.

"Ini akan mempersiapkan industri kelautan Indonesia untuk pertumbuhan jangka panjang yang akan memberi manfaat bagi semua orang Indonesia," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya