Berita

Plt Kepala Biro Perencanaan Kementerian ESDM Haryanto menyampaikan, data 2024, produksi minyak Indonesia 212 juta barel per tahun/Ist

Bisnis

Negara Tekor 523 Triliun: Produksi Minyak Indonesia Cuma 212 Juta, Impornya 313 Juta Barel

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 13:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Hingga saat ini, Indonesia masih tergantung dengan impor minyak guna memenuhi konsumsi dalam negeri. 

Dalam paparannya, Plt Kepala Biro Perencanaan Kementerian ESDM Haryanto menyampaikan dari data tahun 2024, produksi minyak Indonesia 212 juta barel per tahun. Sementara impor minyak sebanyak 313 barel pertahun. 

“Impor minyak 313 juta, terdiri 112 juta barel minyak mentah, 201 juta barel dalam bentuk BBM,” kata Haryanto dalam acara Collaboration to Advance The ESDM Sector, yang digelar Energy & Mining Editor Society (E2S) di Kinasih Resort, Caringin, Bogor, Sabtu 9 Agustus 2025. 


Sementara itu, Haryanto menyampaikan bahwa konsumsi minyak nasional sebanyak 532 juta barel. 

Dari jumlah tersebut paling banyak untuk konsumsi sektor transportasi yakni 276,64 juta barel atau 52 persen. 

Diikuti sektor industri sebesar 180,88 juta barel atau 34 persen. Sektor ketenagalistrikan 42,56 juta barel atau 8 persen dan diikuti sektor penerbanhan dengan konsumsi 31,92 juta barel atau 6 persen. 

“Devisa negara yang hilang karena impor minyak sebesar Rp 523 triliun,” pungkas Haryanto.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya