Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Tarif 50 Persen Trump Hantam India, Apple Kelimpungan Jelang Rilis iPhone 17

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 12:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menetapkan tarif tambahan 25 persen untuk semua barang impor dari India. Dengan tarif ini, total bea masuk menjadi 50 persen.

Kebijakan ini tertuang dalam perintah eksekutif Presiden Donald Trump dan mulai berlaku 27 Agustus mendatang. Alasannya, India masih mengimpor minyak dari Rusia, yang menurut Washington bertentangan dengan kebijakan AS.

Keputusan ini menjadi pukulan bagi Apple, yang selama beberapa tahun terakhir memindahkan sebagian besar produksi iPhone ke India dengan target merakit semua iPhone untuk pasar Amerika di negara itu. 


Waktunya pun kurang menguntungkan, karena Apple diperkirakan mulai mengirim seri iPhone 17 pada akhir Agustus, menjelang peluncuran resmi di awal September.

Data dari GSM Arena menunjukkan, 14 persen iPhone saat ini dibuat di India. Angka ini diperkirakan melonjak menjadi 25 persen di akhir tahun. Langkah tersebut adalah bagian dari strategi Apple untuk mengurangi ketergantungan pada pabrik di China.

Di sisi lain, Trump juga mewacanakan tarif 100 persen untuk semua impor semikonduktor asing. Namun, perusahaan yang membangun pabrik di AS akan dibebaskan dari bea ini. 

Produk turunan semikonduktor seperti ponsel, tablet, dan laptop juga bisa bebas tarif, jika pabrik pembuatannya dipindahkan atau sedang dalam proses pindah ke Amerika.

Apple sendiri telah mengumumkan Program Manufaktur Amerika, yang bertujuan untuk membawa kembali rantai pasokan dan manufaktur canggihnya ke AS. 

Apple bahkan memperluas komitmen belanja menjadi 600 miliar Dolar AS. Komitmen selama empat tahun ke depan tersebut mencakup kerja sama dengan mitra seperti Corning, Samsung, Texas Instruments, GlobalWafers, GlobalFoundries, dan Broadcom untuk komponen yang digunakan dalam produk Apple.

Perusahaan juga berjanji untuk mempekerjakan 20.000 orang di AS di seluruh departemen Litbang, rekayasa silikon, pengembangan perangkat lunak, AI, dan pembelajaran mesin.

Komitmen baru Apple merupakan upaya nyata perusahaan untuk menghindari tarif tambahan apa pun dari pemerintahan Trump.

"Hari ini, kami bangga dapat meningkatkan investasi kami di seluruh Amerika Serikat menjadi 600 miliar Dolar AS selama empat tahun dan meluncurkan Program Manufaktur Amerika baru," kata CEO Apple, Tim Cook.

"Ini mencakup kerja sama baru dan yang diperluas dengan 10 perusahaan di seluruh Amerika. Mereka memproduksi komponen yang digunakan dalam produk Apple yang dijual di seluruh dunia, dan kami berterima kasih kepada Presiden atas dukungannya," ujarnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya