Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Harga Emas Dunia Stabil, Swiss Justru Ketar-ketir

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas stabil di pasar spot di tengah laporan bahwa Amerika Serikat (AS) akan mengenakan tarif impor emas batangan. 

Pernyataan dari pejabat Gedung Putih mengenai rencana perintah eksekutif ini muncul setelah situs web Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS memposting keputusan yang mengindikasikan bahwa Washington dapat memberlakukan tarif impor khusus negara terhadap batangan emas yang paling banyak diperdagangkan di AS.

Langkah ini bisa berdampak besar terutama pada Swiss, pusat pemurnian emas terbesar di dunia, karena emas termasuk dalam ekspor terbesar ke AS.


Barang-barang asal Swiss saat ini dikenai tarif impor AS sebesar 39 persen, dan negara itu masih melanjutkan pembicaraan dengan AS untuk menurunkan bea tersebut.

Beberapa kilang emas, termasuk salah satu entitas besar di Swiss, telah menghentikan sementara pengiriman batangan ke AS karena ketidakpastian ini. 

Selain itu, para pelaku pasar terus mencermati data ekonomi AS yang dirilis pekan ini karena para pedagang bersiap untuk rilis angka inflasi pekan depan. 

Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember stabil di 3.454,1 Dolar AS per ons pada Jumat 8 Agustus 2025 setelah sempat menyentuh rekor 3.534,10 Dolar AS sebelumnya di sesi perdagangan.

Harga emas spot stabil di 3.396,8 dolar AS per ons pada penutupan Jumat, naik 1 persen untuk pekan ini

Selisih harga antara kontrak berjangka emas AS dan harga spot melebar, dan saat ini berada di 57 dolar AS, turun dari lebih dari 100 Dolar AS sebelumnya di sesi perdagangan. 

Di tempat lain, harga perak spot stabil di 38,29 Dolar AS, platinum turun 0,5 persen menjadi 1.327,85 Dolar AS, dan paladium merosot 2,2 persen menjadi 1.125,48 Dolar AS.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya