Berita

Ketua Umum PP Himmah periode 2025-2029, Abdul Razak Nasution (kiri)/Ist

Politik

Abdul Razak Nasution Kembali jadi Ketua Umum PP Himmah

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 08:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Abdul Razak Nasution (ARN) kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) periode 2025-2029. 

Razak terpilih secara aklamasi dalam Muktamar XI Himmah yang digelar di Menara Peninsula Hotel Jakarta, Sabtu dinihari, 9 Agustus 2025.

Muktamar XI Himmah tersebut dihadiri para pimpinan wilayah dan pimpinan cabang Himmah se-Indonesia. Mereka sepakat mengamanatkan kembali jabatan Ketum PP Himmah kepada Abdul Razak Nasution. Alasannya, kinerja Razak sudah terbukti membawa Himmah lebih maju dalam kiprah organisasi kemahasiswaan secara nasional.


Dalam sambutannya, Razak berjanji akan mengakomodir aspirasi pimpinan wilayah dan cabang untuk bersama-sama membangun Himmah sebagai komunitas intelektual yang dapat dibanggakan dan berkualitas dalam merespon tuntutan dan tantangan organisasi.

"Ucapan terima ksih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan Muktamar ini. Kemenangan ini bukanlah kemenangan Razak seorang, tapi kemenangan kader Himmah se-Indonesia," kata Razak.

Razak menerangkan, konsolidasi organisasi merupakan prioritas utama yang akan dilaksanakan dirinya bersama pengurus. Sehingga, konsolidasi organisasi dapat berjalan dengan baik.

"Terutama hal yang akan kita lakukan adalah membenahi pekerjaan yang pada periode lalu belum tertuntaskan. Banyak yang harus kita benahi bersama," terang Razak.

Razak memastikan, Muktamar XI yang digelar sejak Jumat kemarin, 8 Agustus 2025 hingga Minggu besok, 10 Agustus 2025 akan melahirkan rekomendasi internal dan rekomendasi ekternal.

Untuk itu, Razak meminta seluruh jajaran pimpinan wilayah dan cabang dapat bersinergi serta berkolaborasi dalam upaya mewujudkan cita-cita transformasi Himmah menuju Indonesia Emas 2025.

Selain itu, Razak berharap setiap kader harus siap dan mampu mengimbangi segala bentuk tantangan global yang semakin dinamis dan setiap saat bisa berubah baik dalam politik, budaya, ekonomi.

"Kita semua, terutama mahasiswa sebagai penggerak dan penerus bangsa harus banyak berbenah dan menguatkan nalar kita dalam melihat dan merespons situasi yang dinamis. Mari kita saling bahu membahu mendukung transformasi Himmah menuju Indonesia Emas 2045," tegas Razak.

Bagi Razak, selain memilih ketua umum, poin penting berikutnya dalam Muktamar XI adalah untuk perbaikan organisasi ke depan, merumuskan, dan mengatur Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Himmah, sehingga mampu bersaing di tengah perkembangan nasional dan global.

"Kita melihat, situasi hari ini kader Himmah harus mempersiapkan diri untuk Indonesia Emas 2045. Jangan hanya puas dengan satu skill, kader Himmah harus mempunyai banyak skill di semua aspek baik di akademisi, hukum, wirausaha, perpolitikan, kesehatan dan lain sebagainya," pungkas Razak.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pemenangan ARN, Sukri Sitorus, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan wilayah dan cabang atas dukungan yang diberikan kepada Razak.

"Ini kemenangan kita bersama, saya ucapkan ribuan terima kasih, wabil khusus kepada tim serta sahabat-sabat yang tetap konsisten dari awal hingga pemilihan," kata Sukri.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya