Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz/Ist

Nusantara

Arsip Digital Solusi Warga Kehilangan Dokumen Akibat Kebakaran

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 04:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kesadaran warga di kawasan padat penduduk di Jakarta untuk mengarsipkan dokumen penting secara digital. Hal ini menjadi persoalan serius, terutama saat terjadi bencana kebakaran yang kerap menghanguskan seluruh barang berharga, termasuk dokumen vital seperti ijazah, KTP, dan surat kepemilikan tanah.

Demikian disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz dalam rapat kerja Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip), dikutip Jumat 8 Agustus 2025.

Menurutnya, belum meratanya penggunaan arsip digital menjadi celah yang berbahaya, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan kebakaran.


“Di daerah padat penduduk yang rawan kebakaran, banyak warga belum mengarsipkan dokumen mereka. Begitu terjadi kebakaran, semua habis tanpa bisa diselamatkan,” ujar Aziz.

Politisi PKS ini mendesak agar Pemprov DKI mengoptimalkan layanan kearsipan digital dengan pendekatan jemput bola. 

Kata Aziz, kolaborasi tak hanya bisa dilakukan dengan kelurahan, tetapi harus menyentuh tingkat RT dan RW agar lebih efektif.

“Saya kira perlu dikelilingkan itu mobil layanan kearsipan. Jangan cuma kerjasama dengan kelurahan, RT dan RW juga harus dilibatkan,” kata Aziz.

Aziz menilai digitalisasi dokumen sangat penting demi menjaga keamanan data pribadi warga dari risiko kehilangan akibat bencana. Ia berharap program ini bisa menjadi bagian dari prioritas kerja Pemprov DKI ke depan.

“Ini PR kita bersama. Kita harus pastikan setiap warga punya akses untuk mengamankan dokumen penting mereka secara digital,” pungkas Aziz.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya