Berita

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin/Ist

Politik

Prada Lucky Diduga Tewas Dianiaya

Panglima TNI Didesak Keluarkan SE Tertibkan Senioritas

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 02:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Insiden dugaan penganiayaan terhadap Prada Lucky Namo oleh seniornya sesama prajurit TNI di Asrama Teritorial Pembangunan 834 Wakanga, Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), direspons Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. 

“Jadi pelaku yang melakukan tindak kekerasan itu tidak dibenarkan, andaikan bawahan itu melakukan tindakan ya dilaporkan saja kemudian dihukum secara militer. Ini sebuah kejahatan yang dilakukan oleh satu kelompok,” kata TB Hasanuddin kepada wartawan, Jumat 8 Agustus 2025. 

Menurut TB Hasanuddin, sudah sepatutnya senior memberikan contoh yang baik kepada juniornya. Oleh karenanya, ia meminta terduga pelaku penganiayaan diseret ke ranah hukum militer. 


“Dipidana militer dan diberi hukuman yang lebih berat, termasuk hukuman tambahan pemecatan dari dinas militernya,” kata Legislator PDIP ini.

Sebagai bentuk evaluasi, TB Hasanuddin menyarankan agar Panglima TNI menerbitkan surat edaran terkait penertiban senioritas di tubuh TNI. 

“Dari sisi institusi harus diberikan juga edaran agar senioritas di kesatuan itu yang sifatnya negatif itu dibuang. Yang positif memberikan pengarahan pada junior oke dipertahankan,” kata TB Hasanuddin.

Sebab, kata TB Hasanuddin, tindakan kekerasan lewat hukuman harus ada batas toleransinya. Sebab, ia mencontohkan hukuman merayap, menjungkir dan sebagainya itu selama ini tidak ada standarnya. 

“Setiap seseorang yang diambil hukuman oleh seorang senior itu tidak ada standarnya. Bisa dijungkir 100 kali, bisa dijungkir 10 kali, kan tidak ada. Itu kan tidak bagus tradisi seperti itu,” sesal purnawirawan TNI Angkatan Darat ini.

“Sehingga tradisi itu harus diubahlah. Ya bahwa senior itu yang baik, lebih baik dari junior itu harus ditunjukkan dalam perbuatan dan sifat. Bukan dengan tindakan kekerasan, karena merasa senior boleh seenaknya pada junior," kata TB Hasanuddin.

Atas dasar itu, TB Hasanuddin menyarankan agar segera dikeluarkan Surat Edaran untuk menghapus tradisi buruk yang berujung pada penghilangan nyawa manusia tersebut. 

“Ya kalau menurut saya ditertipkan ulang hubungan junior dan senior itu sebaik-baiknya. Kalau perlu ya edaran dari Panglima TNI kepada Panglima di daerah. Nanti Panglima di daerah menjabarkannya sebaik-baiknya. Seperti apa hubungan senior dan junior itu yang dapat dilaksanakan di satuan masing-masing,” tandasnya.

Sebelumnya, Prajurit muda (Prada) Lucky Namo (23), yang baru dua bulan dilantik, diduga tawas dianiaya seniornya. 

Almarhum mengembuskan napas terakhir di ICU RSUD Aeramo, Nagekeo, NTT, setelah mengalami trauma berat. 

Polisi Militer (POM) TNI dikabarkan telah menangkap empat prajurit yang diduga menganiaya Prada Lucky Namo.

"Betul, sudah ada (empat prajurit TNI) yang diamankan oleh pihak POM yang terindikasi kuat melakukan penganiayaan hingga korban mengalami trauma berat saat masuk ICU," kata Dandim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan, Jumat 8 Agustus 2025.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya