Berita

Ketua Umum HMI Pekanbaru Givo Vrabora/Ist

Nusantara

HMI Pekanbaru Ancam Demo Tuntut Transparansi Pengelolaan Lahan

SABTU, 09 AGUSTUS 2025 | 00:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru menuntut transparansi penuh dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bentukan Presiden Prabowo Subianto. 

Tuntutan ini muncul menyusul adanya dugaan kuat praktik "main mata" dalam penunjukan mitra pengelola lahan negara yang telah disita.

Ketua Umum HMI Pekanbaru Givo Vrabora pada dasarnya mengapresiasi langkah pemerintah mengambil alih kembali aset negara dari penguasaan ilegal. Lahan tersebut rencananya akan dikelola oleh BUMN Agrinas Palma Nusantara melalui Kerja Sama Operasional (KSO) dengan koperasi masyarakat.


"Kami melihat bahwa Satgas PKH dan Agrinas terkesan tertutup mengenai pengelolaan lahan yang sudah disita. Ini memberikan indikasi kuat para pemain lama, yakni pihak yang lahannya disita, mencoba kembali menguasai lahan tersebut dengan berlindung di balik koperasi 'boneka'," ujar Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Givo Vrabora dlaam keterangannya,  Jumat malam, 8 Agustus 2025.

Menurutnya, jika dugaan ini benar, maka upaya penertiban aset oleh negara hanya akan menjadi akal-akalan untuk melegitimasi kembali para mafia tanah. 

"Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap keadilan dan semangat reformasi agraria," tegasnya.

Menyikapi hal ini, HMI Cabang Pekanbaru secara resmi menuntut adanya transparansi total dari Satgas PKH dan BUMN Agrinas Palma Nusantara.

Di mana seluruh kriteria, proses seleksi, dan daftar calon mitra koperasi harus dibuka seluas-luasnya kepada publik  dan menolak setiap mitra yang terpilih jika terbukti terafiliasi dengan korporasi atau individu mafia tanah yang sama, yang sebelumnya telah menguasai lahan tersebut secara ilegal. 

Terkait itu, HMI Cabang Pekanbaru memberikan ultimatum keras kepada pihak terkait.

"Keadilan dan transparansi adalah harga mati. Kami beri waktu 7x24 jam agar tuntutan kami dipenuhi. Jika diabaikan, jangan salahkan kami jika turun ke jalan," tegasnya lagi.

HMI Pekanbaru menegaskan tidak akan ragu untuk menggelar aksi massa dan mendesak langsung Presiden Prabowo Subianto untuk membersihkan oknum-oknum yang bermain dalam program strategis ini. 

"Aset negara adalah aset rakyat, bukan untuk bancakan para cukong," jelas dia.

Ia juga mendorong agar pengelolaan kebun sitaan melibatkan masyarakat tempatan sebagai bagian dari upaya perbaikan ekonomi dan peningkatan mata pencaharian.

“Kami berharap Satgas PKH dan Agrinas lebih terbuka kepada publik. Ini momentum bagi masyarakat Riau untuk ikut mengelola kekayaan di daerahnya sendiri,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya