Berita

Sekelompok massa diduga organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB)/Tangkapan layar media sosial

Nusantara

LPH GRIB Jaya Buka Suara soal Demo di Pondok Indah Golf

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 17:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekelompok massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Mafia Tanah, Hukum, dan Peradilan menggelar aksi damai di kawasan Golf Pondok Indah, Jakarta, pada Rabu 6 Agustus 2025. 

Aksi tersebut ternyata digelar sebagai bentuk tuntutan agar putusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan ahli waris Toton cs atas lahan seluas 9,74 hektare segera dilaksanakan.

Aksi tersebut dikawal langsung oleh tim hukum dari Lembaga Pembela Hukum (LPH) Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya.


Ketua LPH GRIB, Nuno Magno mengatakan, bahwa kehadiran mereka di lokasi adalah bagian dari advokasi hukum yang sah dan terstruktur.

“Para peserta aksi tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang merusak, menekankan bahwa perjuangan mereka adalah perjuangan melalui jalur hukum yang sah,” ujar Nuno Magno dalam keterangan resminya yang diterima redaksi, Kamis 7 Agustus 2025.

Nuno menjelaskan, sengketa lahan yang kini dikelola oleh PT Metropolitan Kentjana tersebut telah berlangsung sejak 1958. 

Tanah tersebut tercatat dalam Eigendom Verponding Nomor 6431 dan menjadi objek gugatan panjang di pengadilan. Hak atas tanah akhirnya dimenangkan oleh pihak ahli waris Toton ss setelah Mahkamah Agung mengeluarkan putusan Peninjauan Kembali (PK) Nomor 55 PK/TUN/2003 pada tahun 2004.

Putusan itu menegaskan bahwa PT Metropolitan Kentjana tidak memiliki hak atas lahan yang disengketakan dan harus memberikan kompensasi kepada pihak ahli waris. Namun hingga kini, kewajiban tersebut belum juga ditunaikan.

Aksi tersebut, kata Nuno, menjadi bentuk peringatan moral agar semua pihak, terutama PT Metropolitan Kentjana, segera menghormati dan menjalankan putusan hukum yang sudah berkekuatan hukum tetap.

“LPH GRIB Jaya berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga hak-hak ahli waris Toton cs terpenuhi,” pungkas Nuno.

Diberitakan RMOL sebelumnya, situasi tak biasa terjadi di kawasan elit Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada hari ini, Rabu 6 Agustus 2025. 

Sekelompok orang yang disebut berasal dari organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) mendatangi area Pondok Indah Golf.

Informasi yang beredar di media sosial X,  menyebutkan bahwa kedatangan ormas besutan Hercules Rosario Marshal, tersebut diduga terkait sengketa lahan.

“BREAKING NEWS! Golf Pondok Indah Diserbu ormas GRIB. Hari ini Hercules mau ambil alih perumahan pondok indah dan lapangan golf,” tulis akun @MurtadhaOne1.



Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya