Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Trump Ancam Tarif Chip 100 Persen, Apple Aman

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) akan memberlakukan tarif sebesar 100 persen pada chip semikonduktor yang diimpor ke negara tersebut. 

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa tarif baru tersebut akan berlaku untuk semua chip dan semikonduktor yang masuk ke AS, dan akan mengecualikan perusahaan yang memindahkan produksinya atau membangun pabriknya di AS, seperti Apple misalnya. 

"Jadi dengan kata lain, kami akan mengenakan tarif sekitar 100 persen untuk chip dan semikonduktor. Tetapi jika Anda membangun di Amerika Serikat, tidak ada biaya," kata Trump, seperti dikutip dari Reuters, Kamis 7 Agustus 2025.  


"Meskipun Anda sedang membangun dan belum berproduksi, mengingat banyaknya lapangan kerja dan semua hal yang sedang dibangun, jika Anda sedang membangun, tidak akan ada biaya," tambahnya.

Tarif semikonduktor ini merupakan bagian dari penyelidikan keamanan nasional Bagian 232 pemerintahan Trump terkait produksi chip.

Sejauh ini, Trump telah mengecualikan barang elektronik termasuk ponsel pintar, komputer, dan monitor dari tarif timbal balik khusus negaranya, yang akan meningkat untuk banyak mitra dagang pada Kamis pagi, sambil mengindikasikan bahwa produk-produk tersebut akan terdampak sebagai bagian dari tindakan terpisah yang akan datang terkait impor yang mencakup semikonduktor.

Pengecualian dari pungutan tersebut merupakan kemenangan besar bagi Apple dan Cook, yang bersiap menghadapi tarif substansial yang dapat meningkatkan biaya untuk ponsel dan komputer andalan perusahaan tersebut.

Beberapa perusahaan termasuk Taiwan Semiconductor Manufacturing Co., Samsung Electronics Co., Texas Instruments Inc., Micron Technology Inc. dan GlobalFoundries Inc. telah membuat janji publik sering kali berkoordinasi dengan Gedung Putih untuk memperluas jaringan produksi mereka, menjanjikan pengeluaran puluhan miliar dolar.

Intel Corp., yang rencana pembangunan ambisiusnya di Ohio diperlambat karena kerugiannya, masih memiliki pabrik operasional di setidaknya tiga negara bagian AS: Oregon, New Mexico dan Arizona.

Tetapi banyak yang disebut pembuat chip tidak benar-benar memiliki pabrik, lebih suka mengalihdayakan fungsi itu terutama ke TSMC dan, pada tingkat yang lebih rendah, Samsung. Meskipun perusahaan seperti Nvidia Corp.  yang CEO-nya bertemu dengan Trump pada hari Rabu sebelumnya dan Advanced Micro Devices Inc.

Nvidia, seperti Apple, telah berkomitmen untuk menghabiskan banyak uang di AS dan melokalisasi pengadaan. Namun, perusahaan tersebut masih merupakan bagian dari rantai pasokan kompleks yang menjangkau seluruh dunia dan tidak dapat dengan mudah dicabut dan direplikasi di AS.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya