Berita

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono meresmikan dan groundbreaking SPPG TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu, 6 Agustus 2025/Ist

Pertahanan

TNI AU Targetkan 100 SPPG Beroperasi Akhir Tahun 2025

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 03:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Udara menargetkan 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi pada akhir tahun 2025 untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Target ini disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono saat peresmian dan groundbreaking SPPG TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu, 6 Agustus 2025.

Tonny menjelaskan bahwa target 100 dapur SPPG sangat realistis untuk diwujudkan dengan dukungan seluruh Pangkalan TNI AU (Lanud).


KSAU juga mengatakan program ini merupakan salah satu dari lima prioritas TNI AU, yaitu berpartisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional. 

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI AU yang menjadi salah satu pionir dalam mendukung pelaksanaan program MBG.

Dadan menegaskan, sejak awal TNI AU merupakan institusi paling depan dalam mendukung program MBG.

Sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, TNI AU telah aktif terlibat dalam program MBG. Hingga saat ini, 10 dapur SPPG telah lebih dulu beroperasi dan melayani 32.328 penerima manfaat setiap hari. Dengan tambahan 26 dapur yang baru diresmikan dan 18 dapur yang mulai dibangun, total 54 dapur ditargetkan siap beroperasi pada Oktober 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Dankodiklatau, Irjenau, para Asisten Kasau, Kaskoopsudnas, Pangkoopsud I, serta para pejabat TNI AU lainnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya