Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo./Ist

Politik

Jokowi Harus Segera Insaf

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 13:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aktivis Syahganda Nainggolan menilai langkah Presiden Prabowo Subianto memberi amnesti dan abolisi merupakan sinyal politik yang menunjukkan jaga jarak dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Bahwa pemberian abolisi dan amnesti dari Prabowo ini sinyal meninggalkan Jokowi. Tapi apakah kemudian secara total kita nggak tahu,” kata Syahganda saat talkshow di salah satu TV Nasional dikutip redaksi Rabu, 6 Agustus 2025.

Menurutnya, saat ini Prabowo menghadapi tantangan global yang berat sehingga membutuhkan kekuatan politik nasional yang lebih luas melalui rekonsiliasi.


“Kebutuhan Prabowo sekarang untuk melakukan rekonsiliasi yang besar karena Prabowo mengalami tantangan dunia yang sangat besar. Ketika berhadapan dengan Donald Trump, dengan negara besar lainnya, dia butuh satu kekuatan semesta,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Sabang Merauke itu menyarankan agar Jokowi tidak terus memengaruhi kebijakan Presiden Prabowo.

“Dia nggak bisa gara-gara ada Jokowi nggak suka sama Megawati, nggak suka sama yang lainnya misalnya, kemudian itu dibawa sampai sekarang. Pak Jokowi harus insaf juga, jangan terus-terusan ingin mempengaruhi Prabowo,” tegas Syahganda.

Ia bahkan mengingatkan agar Jokowi mengambil sikap seperti Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai lengser dari kekuasaan.

“Kalau menurut saya cukuplah Gibran dititipkan kepada Prabowo, sisanya udah kayak SBY aja, nggak ikut campur lagi cawe-cawe,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya