Berita

Ilustrasi/Ist

Dunia

Trump Ungkap Scott Bessent Tidak Lagi Masuk dalam Pencalonan Ketua The Fed

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia tidak lagi menawarkan jabatan Ketua Federal Reserve kepada Menteri Keuangan Scott Bessent. 

Trump mengungkapkan, Scott Bessent telah menolak tawaran tersebut, sehingga ia akan mencalonkan "duo Kevin" sebagai kandidat berikutnya. Mereka adalah Kevin Warsh yang mantan gubernur Fed dan Kevin Hassett ekonom senior Gedung Putih.  

Berbicara di CNBC, Trump mengulangi kritiknya bahwa Ketua The Fed saat ini, Jerome Powell, "terlambat untuk memangkas suku bunga" dan menyebutkan bahwa ia memiliki "dua orang lain selain duo Kevin untuk posisi tersebut.


Presiden memperingatkan bahwa ia akan mengenakan tarif 35 persen untuk barang-barang Uni Eropa jika blok tersebut "tidak memenuhi kewajiban" menyusul kesepakatan perdagangan baru-baru ini dengan Uni Eropa dan Jepang.

Trump juga mengungkapkan rencana untuk mengumumkan tingkat tarif pada produk farmasi dan chip semikonduktor dalam waktu dekat. 

Ia mengindikasikan tarif farmasi akan dimulai dari yang kecil tetapi bisa saja ada yang mencapai 250 persen. Swiss disebutnya sebagai negara yang menghasilkan banyak uang dari sektor farmasi.

Mengenai perdagangan internasional, Trump menyebut India sebagai negara dengan tarif tertinggi yang "belum menjadi mitra dagang yang baik" dan menyatakan bahwa ia akan menaikkan tarif India secara substansial dalam 24 jam ke depan.

Mengenai Tiongkok, Trump menyatakan optimismenya, dengan mengatakan "kita hampir mencapai kesepakatan dengan Tiongkok".

"Saya pikir kita akan mencapai kesepakatan yang baik dengan Tiongkok." Ia mencatat bahwa Presiden Tiongkok Xi Jinping meminta pertemuan dan bahwa ia akan bertemu dengan Xi, jika kita mencapai kesepakatan," kata Trump, dikutip dari Investing, Rabu 6 Agustus 2025.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya