Berita

Gubernur Banten Andra Soni/RMOL

Politik

Evaluasi Kepala Dinas dan OPD

Andra Soni Harus Terapkan Prinsip The Right Man On The Right Place

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 00:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Gubernur Banten Andra Soni akan mengevaluasi dan mengganti para kepala dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi tercapai pemerataan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto mendukung langkah tersebut. Menurutnya, jangan sampai posisi kepala dinas hanya diisi oleh orang titipan keluarga sehingga muncul kesan dinasti politik.

"Tentunya mengganti OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, Andra Soni sebagai Gubernur Banten mesti menerapkan teori manajemen strategi SDM dengan pemahaman filosofi 'The Right Man on The Right Place'," kata Hari kepada wartawan Selasa, 5 Agustus 2025. 


"Sehingga kinerja Andra Soni ditunjang oleh orang-orang yang tepat untuk mencapai visi dan tujuan sesuai janji kampanye," tegasnya.

Hari yakin masyarakat Banten berharap besar ke Andra Soni. Hal itu tentu amat berbeda dengan kepemimpinan periode sebelumnya di Banten.

Apalagi, lanjut dia, Andra Soni berpengalaman menjadi Ketua DPRD Banten yang tentunya mengetahui persoalan yang ada.

"Andra Soni dalam kepemimpinannya memiliki harapan besar perubahan di Banten yang tidak berjarak dengan berbagi suka dan duka bersama rakyatnya," tandas Hari.

Andra Soni melalui akun media sosial Instagram @andrasoni12 mengatakan bahwa akan mengevaluasi OPD dan siap menempatkan para aparatur sipil negara (ASN) di tempat yang dibutuhkan.

"Evaluasi OPD yang telah bertahun-tahun ada yang sampai 8 tahun, tentunya ini harus kita segarkan karena dan bisa kerja di mana saja dan dituntut untuk tidak memilih di mana dia bekerja. Kewenangan ada di Pemprov Banten artinya Gubernur memiliki kewenangan untuk menempatkan ASN sesuai dengan kebutuhan dalam rangka menunjang kebutuhan Gubernur terutama sukseskan visi dan misi," jelas Andra Soni.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya