Berita

Menlu Belarus Maxim Ryzhenkov dan Menlu RI Sugiono di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Selasa, 8 Agustus 2025/Kemlu RI

Dunia

Indonesia-Belarus Sepakat Perkuat Kerja Sama di Sektor Pertanian

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 16:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan digelar antara Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Menlu Republik Belarus, Maxim Ryzhenkov, di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Selasa, 8 Agustus 2025. 

Dalam pernyataannya, Menlu Sugiono menekankan bahwa potensi kerja sama Indonesia-Belarus sangat besar karena memiliki karakter yang saling melengkapi, terutama dalam mendukung agenda pembangunan nasional Indonesia di bidang pertanian.

“Dalam ketahanan pangan, Indonesia mendorong kerja sama yang lebih luas dari sekadar perdagangan, melalui penguatan industri dan peningkatan kapasitas produksi pertanian,” ujar Menlu RI.


Belarus, lanjutnya, memiliki keunggulan di sektor produksi susu dan daging, serta sumber daya penting seperti potash yang dapat digunakan sebagai bahan baku pupuk, alat berat dan peralatan pertanian, serta riset dalam pengembangan hasil pertanian. 

Di sisi lain, Belarus menunjukkan minat besar terhadap komoditas unggulan Indonesia, seperti karet, cokelat, minyak kelapa sawit, dan produk kayu.

Untuk itu, Indonesia dan Belarus sepakat memperdalam kerja sama di bidang ketahanan pangan, tidak hanya melalui perdagangan, tetapi juga dengan membangun joint venture dalam pengolahan hasil pertanian, produksi alat pertanian, hingga kolaborasi riset untuk meningkatkan hasil pertanian yang berkelanjutan.

Selain kerja sama sektor pertanian, kedua Menlu turut membahas isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama, termasuk peluang kolaborasi dalam kerangka ASEAN, Eurasian Economic Union (EAEU), serta forum BRICS.

Pertemuan bilateral ini juga memiliki makna penting karena menjadi pertemuan perdana antara Menlu Sugiono dan Menlu Ryzhenkov sejak keduanya resmi menjabat pada tahun 2024. 

Kunjungan Menlu Ryzhenkov di Indonesia juga merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang sebelumnya dicapai antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko saat pertemuan bilateral di Minsk, Belarus, pada Juli lalu.

Selama kunjungannya di Jakarta, Menlu Belarus dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi Indonesia, antara lain Menko Perekonomian, Menko Pangan, Menteri Pertanian, Menteri Perindustrian, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya