Berita

Penampakan kendaraan tempur milik TNI jenis Anoa 6x6 di kantor Kejaksaan Agung/RMOL

Nusantara

Dua Amfibi Anoa 6x6 Parkir di Kejagung, Ada Apa?

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 15:08 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dua unit kendaraan tempur (Ranpur) milik TNI jenis Anoa 6x6 berada di kawasan kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan pada Selasa 5 Agustus 2025.

Pantauan redaksi, kendaraan itu terparkir di depan gedung utama dan dekat sekretatiat TIM Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Kedua unit ranpur itu diparkir saling berhadap-hadapan.

Terlihat juga beberapa prajurit TNI berjaga dengan membawa senapan laras panjang di sekitar ranpur.


Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna menyebut bila keberadaan kendaraan ranpur itu untuk pengamanan sekretariat Tim PKH.

"Ini pengamanan sekretariat Tim PKH dimana di dalamnya ada unsur TNI, kebetulan kantornya ada di Kejagung," kata Anang saat dikonfirmasi.

Sementara itu, penelusuran dilaman pindad.com, ranpur varian Anoa 6x6 di desain untuk menjadi kendaraan bagi komandan dalam memimpin serta mengarahkan pasukan dalam pertempuran.

Anoa 6 x 6, memiliki kapasitas tujuh orang personel termasuk pengemudi, Anoa tipe Command Memiliki top speed 80 km/h pada jalan raya dengan daya jelajah 600 kilometer dengan daya maksimal 320 Horsepower.

Biasanya, Anoa 6 x 6 dipakai dalam pertempuan baik di darat maupun air seperti sungai dan kali, sebab Anoa 6 x 6 bisa berjalan di darat maupun air, dan salah satu kendaraan amfibi.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya