Berita

Pedagang pasar/RMOL

Bisnis

Konsumsi Rumah Tangga Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI, Daya Beli Pulih?

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 14:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Konsumsi rumah tangga masih menjadi tulang punggung yang mendorong pertumbuhan ekonomi RI.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi nasional tumbuh 5,12 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal II-2025. Dari capaian tersebut, konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang terbesar.

"Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB (produk domestik bruto) adalah konsumsi rumah tangga dengan kontribusi sebesar 54,25 persen. Pada triwulan II 2025, komponen ini tumbuh cukup kuat yaitu 4,97 persen, hal ini mengindikasikan masih kuatnya permintaan domestik," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers, Selasa 5 Agustus 2025.


Namun demikian, Edy menegaskan bahwa peningkatan konsumsi ini masih didorong oleh kebutuhan dasar seperti bahan makanan, makanan jadi, serta transportasi. 

“Konsumsi naik ya, khususnya terkait kebutuhan dasar seperti bahan makanan dan makanan jadi serta transportasi,” jelasnya.

Ia menyoroti bahwa kenaikan konsumsi tersebut belum bisa diartikan sebagai tanda pulihnya daya beli secara menyeluruh. Menurut Edy, fenomena pergeseran pola belanja dari offline ke online menjadi faktor yang belum sepenuhnya terdeteksi dalam data konvensional.

“Apakah daya beli sudah pulih? Kita hanya menyampaikan data memang konsumsinya demikian. Ada fenomena baru yang barangkali belum pernah diungkap, yaitu shifting dari belanja offline ke belanja online. Ini barangkali cukup sulit untuk bisa dilihat secara langsung,” tuturnya.

Edy menambahkan, konsumsi rumah tangga menjadi kontributor terbesar bagi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 dengan sumbangan sebesar 2,64 persen dari total pertumbuhan 5,12 persen. 

Lonjakan konsumsi terutama terjadi di sektor bahan makanan, makanan jadi, serta aktivitas pariwisata dan transportasi selama libur nasional seperti Idulfitri, Waisak, Kenaikan Isa Almasih, dan Idul Adha.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya