Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ramalan Ekonom Meleset! Ekonomi RI Tumbuh Lampaui Ekspektasi

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 12:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil tumbuh melampaui proyeksi para ekonom yang memprediksi laju pertumbuhan di bawah 5 persen.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Moh Edy Mahmud mengatakan ekonomi RI tumbuh 5,12 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal II-2025. 

Pertumbuhan ekonomi kuartal ini juga naik 4,04 persen dibanding kuartal I-2025 (qtq), yang tumbuh 4,87 persen.


Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II hanya akan mencapai 4,76 persen (yoy), turun dari 4,87 persen pada kuartal I-2025. 

“Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan akan melambat menjadi sekitar 4,76 persen (yoy) di 2Q25,” kata Josua dalam keterangannya.

Menurut Josua, perlambatan ini dipicu oleh melemahnya konsumsi rumah tangga usai momen Lebaran serta munculnya tanda-tanda penurunan keyakinan konsumen.

Proyeksi serupa juga datang dari Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 4,79 persen yoy. 

“Konsumsi rumah tangga diperkirakan akan melemah karena faktor musiman dan perilaku belanja yang lebih selektif,” ujar Andry.

Ia juga menyoroti lemahnya penyaluran kredit produktif dan penjualan semen sebagai tanda  pelaku usaha masih cenderung wait and see. 

Meski demikian, Andry menilai faktor fiskal seperti pemulihan belanja sosial dan pengeluaran pegawai pemerintah menjadi penyangga utama laju pertumbuhan.

Sementara itu, Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi merespon pertumbuhan ekonomi kuartal ini berada di luar dugaan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya