Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

NASA Percepat Misi Bangun Reaktor Nuklir di Bulan

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 12:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dilaporkan tengah mempercepat rencana pembangunan reaktor nuklir di permukaan Bulan. 

Reaktor tersebut ditargetkan memiliki kapasitas 100 kilowatt dan siap beroperasi pada tahun 2030.

Mengutip Politico pada Selasa, 5 Agustus 2025, NASA berencana meminta proposal konkret dari pihak industri dalam waktu 60 hari. 


Pejabat Administrator NASA, Sean Duffy, diperkirakan akan mengumumkan rencana ini secara resmi dalam beberapa hari mendatang.

“Negara pertama yang menyebarkan reaktor yang berfungsi dapat mendeklarasikan zona terlarang yang secara signifikan akan menghambat Amerika Serikat,” demikian isi dokumen internal NASA yang dilihat Politico.

Langkah ini disebut sebagai respons terhadap persaingan yang semakin ketat dengan Tiongkok, yang juga menargetkan misi berawak ke Bulan pada waktu hampir bersamaan. 

Jika reaktor berhasil dikembangkan, teknologi tersebut akan menjadi sumber daya stabil yang sangat penting, terutama selama malam bulan yang berlangsung sekitar dua minggu ketika energi matahari tidak tersedia.

NASA sendiri bukan pihak pertama yang mengusulkan ide reaktor nuklir di Bulan. Rusia sudah menyampaikan konsep serupa bertahun-tahun lalu, sementara AS baru belakangan meningkatkan penelitian terkait.

Pembangunan reaktor ini juga terkait erat dengan program Artemis, di mana NASA berambisi mengembalikan astronot ke Bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun. 

Sesuai rencana, pendaratan awak Artemis di Bulan ditargetkan terjadi pada tahun 2027. Namun, jadwal tersebut telah beberapa kali mundur, dan belum jelas apakah Presiden Donald Trump akan terus memberikan dukungan politik maupun anggaran.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya