Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Saham AS Bangkit Setelah Turun Tajam

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street mencatat kenaikan setelah sempat terjungkal pekan lalu. 

Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average ditutup melonjak 585,06 poin, atau 1,34 persen, menjadi 44.173,64 pada penutupan perdagangan Senin 4 Agustus 2025. 

S&P 500 melesat 91,93 poin, atau 1,47 persen, menjadi 6.329,94 mengakhiri penurunan empat hari berturut-turut. Rebound ini didorong oleh harapan baru akan penurunan suku bunga The Fed pada September mendatang. 


Nasdaq Composite Index melambung 403,45 poin, atau 1,95 persen, menjadi 21.053,58.

Saham Tesla melejit 2,2 persen setelah produsen kendaraan listrik tersebut menghadiahkan 96 juta saham senilai sekitar 29 miliar Dolar AS kepada CEO Elon Musk.

Megacap teknologi memimpin kenaikan karena para pedagang berfokus pada pendapatan yang kuat, dengan 82% perusahaan S&P 500 melaporkan hasil yang lebih baik dari perkiraan sejauh ini. 

Investor masih mencerna pemecatan Komisioner Biro Statistik Tenaga Kerja, Erika McEntarfer, oleh Presiden Donald Trump,  setelah dia menuduhnya memalsukan angka ketenagakerjaan yang lemah.

Bersamaan dengan itu, Gubernur Fed Adriana Kugler tiba-tiba mengundurkan diri, yang dapat membuka pintu bagi perubahan dari Trump. 

Trump pun mendesak the Fed untuk memangkas suku bunga.

Saham Spotify melejit 5 persen karena platform streaming musik tersebut mengumumkan rencana untuk menaikkan harga bulanan langganan individual premiumnya di pasar tertentu mulai September.

Di antara emiten yang mencatat penurunan, saham Kelas A Berkshire Hathaway milik Warren Buffett anjlok 2,7 persen karena write-down sebesar 3,8 miliar Dolar AS dan penyusutan laba operasional kuartalan yang diungkapkan perusahaan tersebut pada Sabtu.

Jumlah saham yang naik melebihi yang turun dengan rasio 4,48 banding 1 di NYSE . Terdapat 136 harga tertinggi baru dan 51 harga terendah baru di NYSE .

Volume perdagangan di bursa Wall Street mencapai 15,05 miliar saham, dibandingkan rata-rata 18,37 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari transaksi terakhir. 

Saham Nvidia dan Walt Disney melambung, masing-masing 3,62 persen dan 2,37 persen. Sebaliknya, saham Amazon jatuh 1,46 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya