Berita

Penutupan Muktamar V Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia yang digelar di Universitas Darunnajah, Jakarta/Ist

Politik

Muktamar V, Ahmad Samsul Munir Terpilih jadi Presidium Nasional Halaqoh BEM Pesantren

SENIN, 04 AGUSTUS 2025 | 22:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ahmad Samsul Munir terpilih sebagai Presidium Nasional Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia periode 2025-2027. Samsul Munir berhasil meraih mayoritas suara dalam pemilihan tersebut.

Mahasiswa Universitas Nurul Huda OKU Timur itu terpilih dalam Sidang Muktamar V Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia yang digelar di Universitas Darunnajah, Jakarta.

Kegiatan yang dihadiri seluruh BEM dari perguruan tinggi se-indonesia ini diketuai oleh Moh. Aam Badrul Hikam.


Selain memilih Presidium Nasional Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia, forum ini juga membahas soal pergerakan utama mahasantri, termasuk pendidikan, lingkungan, HAM, serta politik dan demokrasi. 

Samsul Munir mengaku, dia memiliki harapan yang agar masa kepemimpinan bukan hanya soal simbol, tetapi menjadi wadah dan pintu awal yang menjadikan kekuatan moral dan intelektual yang mengawal demokrasi.

"Termasuk keadilan sosial serta berpihak kepada mahasantri dan masyarakat kecil dengan tidak meninggalkan aksi nyata yang lebih adil, beradab, dan berpihak pada kebenaran," kata Samsul dalam keterangan tertulis, Senin 4 Agustus 2025.

Proses pemilihan ini juga dihadiri Presidium Nasional Halaqoh BEM Pesantren Muhammad Naqib Abdulah. Dia menaruh harapan besar untuk Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia dan Presidium yang terpilih. 

“Saya percayakan kepada tangan pemimpin yang baru, pada gerakan mahasantri akan terus tumbuh menjadi lebih kuat, solid, dan berdampak nyata bagi mahasantri di Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia," katanya.

Sebagai mahasantri, dia yakin estafet kepemimpinan ini bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan bentuk dari keberlanjutan dari perjuangan-perjuangan mahasantri dari generasi ke generasi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya