Berita

Gedung Pertamina Jakarta/Dok Pertamina

Bisnis

Dekarbonisasi Pertamina Capai 68 Persen hingga Semester 1 2025

SENIN, 04 AGUSTUS 2025 | 20:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon nasional melalui berbagai inisiatif dekarbonisasi yang terukur dan berkelanjutan di seluruh lini bisnis.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengungkap hingga Semester 1 tahun 2025, realisasi penurunan emisi karbon Pertamina telah mencapai sekitar 68 persen dari target tahunan dengan total penurunan emisi lebih dari satu juta ton CO2e. 

“Capaian ini merupakan hasil dari langkah-langkah dekarbonisasi yang dijalankan secara konsisten, mulai dari efisiensi energi di fasilitas operasi, pemanfaatan pembangkit energi rendah karbon, hingga perbaikan sistem distribusi dan transportasi energi,” ujar Fadjar dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Agustus 2025.


Beberapa program berkontribusi signifikan antara lain adalah perluasan instalasi solar PV di lokasi operasi strategis dan optimalisasi penggunaan gas alam sebagai energi transisi di sektor hulu dan kilang.

Program-program ini tidak hanya menurunkan emisi, tetapi juga meningkatkan efisiensi biaya operasional.

Fadjar menambahkan, pencapaian ini menunjukkan bahwa inisiatif keberlanjutan Pertamina bukan hanya strategi operasional, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060.

“Pertamina akan terus memperkuat implementasi inisiatif rendah karbon di seluruh subholding dan afiliasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, sekaligus menjaga ketahanan energi nasional,” jelas Fadjar.

Sebagai bagian dari strategi ke depan, Pertamina juga tengah memutakhirkan peta jalan NZE sebagai bentuk penyesuaian terhadap arah kebijakan nasional dalam Asta Cita Pemerintahan Prabowo, RPJPN 2025-2045, serta komitmen Indonesia dalam agenda dekarbonisasi global.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya