Berita

Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII tahun 2025 yang digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB)/Ist

Olahraga

Fornas VIII NTB Bukti Industri Olahraga Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah

SENIN, 04 AGUSTUS 2025 | 16:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII tahun 2025 yang digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) selesai digelar. Ratusan miliar berhasil berputar dan menggerakkan ekonomi lokal di sana selama pelaksanaan pada 26 Juli-1 Agustus lalu. 

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyebut, dari tiket pesawat dan hotel saja, sudah Rp150 miliar lebih yang dikeluarkan oleh peserta. 

"Selain membawa kegembiraan, Fornas memberikan dampak ekonomi yang besar. Diperkirakan perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp150 miliar," katanya.


Menanggapi hal itu, Ketua Panitia Fornas VIII NTB Ibnu Sulistyo Riza Pradipto membeberkan bahwa data dari Wapres Gibran memang sudah tepat soal perputaran ekonomi dari ticketing. 

Namun, untuk perputaran lainnya yang meliputi konsumsi, belanja selama di lokasi, dan juga sewa tenant serta hasil dari pameran UMKM yang mengiringi kegiatan Fornas VIII/2025, jauh lebih besar lagi. 

"Kalau kita berhitung kasar, perputaran uang yang ada di bawah saat event ini berlangsung sekitar Rp800 miliar," tuturnya. 

Multiple Effect yang dihasilkan menurut Ibnu juga cukup besar. Dia mencontohkan perekonomian NTB benar-benar bergelora dengan adanya FORNAS VIII/2025 ini. 

Pasalnya, ada ribuan tenaga kerja yang terlibat karena adanya kegiatan tersebut. Muaranya, tentu bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Deputi Bidang Industri Olahraga Raden Isnanta menambahkan, ketakjuban pada acara itu juga diungkapkan Menteri Pemuda Dan Olahraga Dito Ariotedjo. 

Kata dia, kika dikelola dengan maksimal, dikemas apik, dan dipromosikan dengan maksimal, ekosistem Industri Olahraga Masyarakat ini ternyata juga bisa memberikan efek yang bagus. 

"Ekosistem olahraga masyarakat, bisa menggerakkan industri olahraga. Buktinya, dengan perputaran ekonomi yang sekitar Rp800 miliar, membuat daerah bisa merasakan efek positifnya," tegas Isnanta.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya