Berita

Menlu Sugiono orasi pada Aksi Akbar Bela Palestina yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu pagi, 3 Agustus 2025/Kemlu RI

Dunia

Di Aksi Akbar Monas, Menlu Tekankan Komitmen RI Bela Palestina

MINGGU, 03 AGUSTUS 2025 | 17:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri Sugiono hadir memberikan orasi pada Aksi Akbar Bela Palestina yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu pagi, 3 Agustus 2025.

Dalam pidatonya, ia menyatakan bahwa isu Palestina merupakan bagian tak terpisahkan dari agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sejak awal masa jabatannya.

"Sejak awal, pada pidato pelantikan Presiden Prabowo di Gedung DPR/MPR, beliau memasukkan urusan Palestina sebagai agenda dari Pemerintahannya. Beliau menyampaikan bahwa kemerdekaan Palestina adalah bagian dari perjuangan bangsa Indonesia," kata Sugiono.


Ia menambahkan, komitmen tersebut bukan sekadar retorika politik, melainkan amanah konstitusi yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

Sugiono juga menyampaikan kecaman terhadap kejahatan genosida Israel sambil menegaskan komitmen RI dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. 

"Pemerintah Indonesia konsisten menentang genosida, menentang kelaparan yang dijadikan senjata, dan menentang pemindahan masyarakat Palestina dari wilayah tanah airnya. Yang terpenting, Pemerintah Republik Indonesia akan terus memperjuangkan Kemerdekaan Negara Palestina," tegasnya. 

Dalam orasinya, Sugiono turut memaparkan bentuk nyata kontribusi Indonesia untuk Palestina yang selama ini telah dilakukan. Menurutnya, bantuan kemanusiaan terus mengalir, baik dalam bentuk logistik maupun dukungan keuangan.

"Ratusan miliar Rupiah, jutaan dollar sudah terkirim ke sana selama beberapa lama ini. 4.400 ton bantuan logistik sudah terkirimkan ke sana. Ini merupakan bentuk dan wujud dari aksi nyata kita sebagai bangsa Indonesia," tegasnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai dan masih banyak upaya yang perlu dilakukan, terutama lewat jalur diplomasi internasional.

"Lewat pintu-pintu diplomasi, lewat meja-meja perundingan, secara aktif, Bapak Presiden juga menyampaikan dan menyuarakan apa yang kita rasakan terhadap saudara-saudara kita di Palestina dan di Gaza. Beliau berbicara di forum-forum ASEAN, forum OKI, serta forum-forum multilateral lainnya," lanjutnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya