Berita

Sosialisasi empat pilar MPR RI bersama Pelajar Islam Indonesia, Gedung Nusantara IV, Komplek DPR RI, Senayan, Minggu, 3 Agutus 2025/RMOL

Politik

Ahmad Muzani: Perjuangan Pelajar Belum Usai, PII Harus Terus Bergerak

MINGGU, 03 AGUSTUS 2025 | 16:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani mengajak seluruh warga negara untuk terus menjaga konsensus kebangsaan yang menjadi dasar berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini disampaikan Muzani dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama alumni Pelajar Islam Indonesia (PII) di Gedung GBHN, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu, 3 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, Muzani menyoroti nilai historis Gedung GBHN yang dahulu menjadi tempat perumusan Garis-Garis Besar Haluan Negara, serta lokasi penting saat amandemen UUD 1945 digelar di masa reformasi.


"Gedung ini menjadi saksi sejarah penting bangsa. Di sinilah arah haluan negara pernah dirancang dan disepakati. Hari ini, pelantikan alumni PII berlangsung di gedung yang penuh sejarah ini, dan itu merupakan sebuah kehormatan besar," kata Muzani.

Ia menyebut pelantikan alumni PII tersebut bertepatan dengan dua minggu menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Momen tersebut menjadi refleksi bahwa Indonesia adalah negara hasil konsensus para pendiri bangsa yang harus terus dijaga bersama.

"Ini adalah negara yang kita bangun bersama. Sebagai warga negara, kita wajib mentaati konsensus itu," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muzani juga menyinggung sejarah berdirinya PII pada tahun 1947, dua tahun setelah Indonesia merdeka. PII, kata dia, lahir dari semangat para pelajar untuk mengisi kemerdekaan lewat jalur pendidikan.

"Peran merebut kemerdekaan memang sudah selesai. Tapi perjuangan belum berhenti. Pelajar Indonesia waktu itu sadar bahwa perjuangan harus dilanjutkan lewat ruang kelas, sekolah, dan kampus. Dari situlah PII lahir," ujarnya.

Menurut Muzani, PII dikenal sebagai organisasi yang lentur dan adaptif. Ia menilai meskipun PII fokus pada dunia pendidikan, namun organisasi ini juga kerap hadir saat bangsa membutuhkannya.

"PII bisa kembali ke sekolah, ke kampus. Tapi ketika Indonesia memanggil, PII selalu tampil ke gelanggang," demikian Ahmad Muzani.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya