Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Neraca Dagang RI Surplus 62 Bulan Beruntun, Nilainya Capai Rp67 Triliun

JUMAT, 01 AGUSTUS 2025 | 14:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada Juni 2025. 
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus sebesar 4,10 miliar Dolar AS (Rp67 triliun), sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 4,30 miliar Dolar AS.
"Pada Juni 2025, neraca perdagangan barang mencatat surplus sebesar 4,10 miliar Dolar AS. Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 62 bulan berturut-turut sejak Mei 2020," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Jumat 1 Agustus 2025.

Surplus tersebut, menurut Pudji, terutama ditopang oleh kinerja perdagangan komoditas nonmigas yang membukukan surplus sebesar 5,22 miliar Dolar AS. Tiga kontributor utama surplus adalah lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15), bahan bakar mineral (HS 27), serta besi dan baja (HS 72).


Namun demikian, neraca perdagangan migas masih mencatatkan defisit sebesar 1,11 miliar Dolar AS, dengan komoditas penyumbang defisit berasal dari minyak mentah dan hasil minyak.

Sementara untuk kinerja di sepanjang semester I 2025, Indonesia membukukan surplus dagang sebesar 19,48 miliar Dolar AS (Rp321 triliun).

"Surplus sepanjang Januari 2025-Juni 2025 ditopang oleh surplus komoditas nonmigas yang sebesar 28,31 miliar Dolar AS. Sementara komoditas migas masih mengalami defisit 8,83 miliar Dolar AS," jelas Pudji.

Ekspor dan Impor Naik

Dari sisi ekspor, BPS mencatatkan nilai ekspor pada Juni 2025 mencapai 23,44 miliar Dolar AS atau naik 11,29 persen secara tahunan (yoy). Ekspor nonmigas menjadi penopang utama dengan nilai 22,33 miliar dolar AS atau naik 12,61 persen, sementara ekspor migas turun 9,85 persen menjadi 1,11 miliar dolar AS.

"Peningkatan nilai ekspor Juni 2025 secara tahunan terutama didorong oleh kenaikan nilai ekspor nonmigas," ungkap Pudji.

Tiga komoditas utama yang mendongkrak ekspor adalah bijih logam, terak, dan abu (HS 26) yang naik fantastis 3.736,49 persen, disusul lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15) yang naik 22,05 persen, serta logam mulia dan perhiasan (HS 71) yang melonjak 104,44 persen.

Sementara di sisi impor, BPS mencatat nilai impor Juni 2025 mencapai 19,33 miliar Dolar AS atau meningkat 4,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Impor nonmigas menjadi pendorong utama dengan nilai 17,11 miliar dolar AS atau naik 12,07 persen, sementara impor migas justru turun 32,07 persen menjadi 2,22 miliar dolar AS.

"Peningkatan nilai impor secara tahunan didorong oleh kenaikan impor nonmigas dengan andil kenaikan sebesar 9,94 persen," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya