Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Harga Minyak Dunia Merosot Jelang Pemberlakuan Tarif Trump

JUMAT, 01 AGUSTUS 2025 | 08:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan karena investor khawatir menjelang dimulainya kebijakan tarif balasan (resiprokal) dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat, 1 Agustus 2025.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun 71 sen atau 0,97 persen dan ditutup di angka 72,53 Dolar AS per barel pada Kamis. Sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) juga melemah 74 sen atau 1,06 persen, menjadi 69,26 Dolar AS per barel. Bahkan, di awal perdagangan, harga WTI sempat turun lebih dari satu Dolar AS.

Padahal, sehari sebelumnya, kedua jenis minyak ini sempat naik sekitar 1 persen.


Gedung Putih menyatakan bahwa negara-negara yang belum mencapai kesepakatan dagang dengan AS akan segera menerima pemberitahuan resmi soal tarif baru. Dari 18 mitra dagang utama AS, dua pertiganya sudah menyepakati perjanjian baru.

Pasar juga merespons pernyataan Presiden Trump yang mengatakan bahwa dirinya dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum telah sepakat untuk memperpanjang perjanjian dagang yang ada selama 90 hari ke depan. Dalam waktu tersebut, kedua negara akan melanjutkan negosiasi demi mencapai kesepakatan baru.

"Meksiko akan terus membayar Tarif Fentanil 25 persen, Tarif 25 persen untuk Mobil, dan Tarif 50 persen untuk Baja, Aluminium, dan Tembaga. Selain itu, Meksiko telah setuju untuk segera mengakhiri Hambatan Perdagangan Non-Tarifnya, yang jumlahnya cukup banyak," ujar Trump dalam sebuah unggahan di media sosial.

Menurut analis energi John Kilduff dari Again Capital di New York, kabar perpanjangan negosiasi ini ikut menekan harga minyak.

“Tarif pada dasarnya akan menurunkan permintaan minyak. Dan kesepakatan dengan Meksiko yang belum selesai ini menambah ketidakpastian pasar,” ujarnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya