Berita

Ilustrasi/AI

Bisnis

Harga Emas Dunia Menguat Jelang Deadline Tarif Trump

JUMAT, 01 AGUSTUS 2025 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas menguat menjelang tenggat waktu yang diberikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakhiri negosiasi.

Trump mengatakan setuju untuk memperpanjang kesepakatan perdagangan dengan Meksiko selama 90 hari dan melanjutkan pembicaraan selama periode tersebut dengan tujuan menandatangani kesepakatan baru. 

Sebelumnya, Trump telah membuat serangkaian pengumuman tarif termasuk untuk impor dari Brasil dan Korea Selatan. 


Dikutip dari Reuters, emas spot menguat 0,6 persen menjadi 3.294,56 Dolar AS per ons, pada Kamis 31 Juli 2025 waktu setempat, setelah melesat lebih dari 1 persen di awal sesi. 

Sementara, harga emas berjangka AS ditutup melemah 0,1 persen menjadi 3.348,6 Dolar AS per ons.

Pada Juni lalu, inflasi AS meningkat karena tarif impor mulai menaikkan harga beberapa barang. Indeks PCE naik 0,3 persen setelah peningkatan 0,2 persen pada Mei.

Federal Reserve (the Fed) pada Rabu, mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25 perseb-4,50 persen. 

Investor kini menunggu data penggajian non-pertanian Amerika yang akan dirilis sebentar lagi untuk petunjuk lebih lanjut tentang arah suku bunga the Fed.

Harga logam lainnya, seperti perak spot anjlok 1,4 persen menjadi 36,61 Dolar AS per ons, level terendah sejak 7 Juli.

Platinum merosot 2,1 persen ke posisi terendah sejak 24 Juni, menjadi 1.285,20 Dolar AS. Sedangkan paladium menyusut sekitar 2 persen menjadi 1.181,49 Dolar AS, mencapai level terendah dalam lebih dari dua minggu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya