Berita

Nasky Putra Tandjung/Ist

Politik

Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong Jadi Cara Prabowo Rawat Persatuan

JUMAT, 01 AGUSTUS 2025 | 05:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Usulan Presiden Prabowo Subianto memberikan abolisi kepada mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong dan amnesti untuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang kemudian disetujui DPR, sudah sangat tepat.

Analis politik dan pemerhati sosial, Nasky Putra Tandjung mengatakan, keputusan ini mencerminkan sikap kebijaksanaan, aspiratif dan demokratis dari Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menunjukan komitmennya untuk menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kami apresiasi dan dukung penuh langkah political will Presiden Prabowo," kata Nasky melalui keterangan tertulisnya, Jumat 1 Agustus 2025.


Founder Nasky Milenial Center ini melihat Presiden Prabowo telah menunjukkan sikap kenegarawanan serta konsistensi untuk terus merawat dan menjaga soliditas sesama anak bangsa di atas kepentingan politik dan kelompok manapun.

“Peran strategis Ketua Harian DPP Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad yang terus begerilya mengawal proses ini sampai tuntas agar tak terjadi gesekan politik yang dapat merugikan stabilitas Pemerintahan Presiden Prabowo juga wajib diapresiasi," kata Nasky.

Menurut Nasky, Dasco telah benar-benar bekerja untuk merawat nilai-nilai demokrasi dan penegakan hukum yang berkeadilan bagi publik luas.

“Dasco sangat cekatan menyerap serta mengimplementasikan peran strategisnya sebagai wadah aspirasi masyarakat dan penyambung lidah rakyat kepada Presiden Prabowo dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas sosial, politik, hukum dan keamanan nasional tetap damai dan sejuk,” pungkas Nasky.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya