Berita

Perwira Pertamina/Ist

Bisnis

NZE Strategi Utama Pertamina untuk Ketahanan Energi Nasional

KAMIS, 31 JULI 2025 | 14:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional melalui percepatan agenda net zero emission (NZE). 

Sebagai BUMN strategis di sektor energi, Pertamina memandang NZE bukan sekadar kewajiban lingkungan, melainkan strategi utama memperkuat ketahanan energi dan daya saing jangka panjang perusahaan di tengah transformasi global. 

Untuk memastikan fokus dan konsistensi pelaksanaan agenda keberlanjutan ini, Pertamina telah membentuk Direktorat Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis, yang berperan sebagai penggerak utama dalam menyelaraskan strategi bisnis perusahaan dengan target dekarbonisasi dan pembangunan rendah karbon.


Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menjelaskan komitmen NZE Pertamina diwujudkan melalui dua pilar utama, yakni dekarbonisasi bisnis dan akselerasi pengembangan energi hijau.

“Dekarbonisasi mencakup efisiensi energi, loss reduction, pembangkit listrik hijau atau rendah karbon, elektrifikasi peralatan, penggunaan bahan bakar rendah atau tanpa emisi karbon untuk armada, serta peningkatan portofolio aktif,” kata Fadjar, Kamis, 31 Juli 2025.

Pilar kedua, pengembangan bisnis rendah karbon dan offset karbon, berfokus pada pengembangan energi panas bumi, energi surya, biofuel, hidrogen biru dan hijau, ekosistem kendaraan listrik dan baterai, teknologi CCS dan CCUS, solusi berbasis alam dan ekosistem, serta pengembangan bisnis pasar karbon.

Kedua pilar tersebut diperkuat dengan penyempurnaan peta jalan NZE Pertamina, yang saat ini tengah dikembangkan berbasis pada pendekatan ilmiah, strategi bisnis, dan pertimbangan finansial. 

Roadmap ini dirancang agar selaras dengan standar pelaporan global seperti International Financial Reporting Standards (IFRS S1 dan S2) dan nasional seperti Standar Pengungkapan Keberlanjutan (PSPK 1 dan 2), guna memastikan integrasi penuh antara agenda keberlanjutan dan dampak finansial, sekaligus memperkuat kesiapan Pertamina dalam mengakses skema pembiayaan iklim (climate finance).

Sebagai bentuk konkret dari langkah strategis ini, Pertamina akan menyelenggarakan Workshop “Mengakselerasi Bisnis Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Energi Nasional”. 

Kegiatan ini akan menandai peluncuran proses penyempurnaan peta jalan NZE serta peresmian Universitas Pertamina Sustainability Center, yang akan berfungsi sebagai pusat inovasi, riset, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung transisi energi nasional.

“Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari upaya integratif Pertamina menjawab tantangan global, sekaligus memimpin arah transformasi energi nasional,” ujar Fadjar.

Upaya Pertamina ini juga sejalan dengan Asta Cita poin 2 dan 8 Pemerintahan Presiden Prabowo, yang menekankan pentingnya swasembada energi dan pembangunan berkelanjutan. 

Selain itu, penyelarasan roadmap NZE juga mendukung salah satu dari lima sasaran utama Visi RPJPN 2025–2045, yaitu pembangunan berkelanjutan menuju NZE.

“Pertamina percaya, keberlanjutan bukan hanya tujuan, tetapi fondasi utama transformasi bisnis yang resilien, kompetitif, dan berdaya saing global,” tegas Fadjar.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya